
Sukmajaya | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Supian Suri blusukan ke wilayah Kecamatan Sukmjaya-Cilodong. Disana, wali kota menggelar apel bersama di Taman Musik, Jalan Merdeka. Setelah melakukan blusukan ke Kecamatan Sukmajaya, wali kota menuju kawasan Cilodong. Yaitu dengan melihat kondisi Situ Cilodong, Kelurahan Kalibaru.
Wali kota menegaskan komitmennya untuk mempercepat perbaikan infrastruktur dan menata kembali wajah wilayah Sukmajaya agar menjadi kawasan unggulan yang rapi dan modern. Dikatakannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok saat ini sedang fokus pada penataan infrastruktur, khususnya di jalan-jalan utama seperti Jalan Merdeka yang akan dikembangkan sampai tembus ke Jalan Bahagia.
Optimalisasi jalur ini menjadi kunci mengurai kemacetan yang selama ini menjadi momok di wilayah Sukmajaya seperti di Pertigaan Raden Saleh dan KSU-Tole Iskandar.

“Kita punya aset jalan yang sebenarnya sudah disiapkan oleh pendahulu kita, tinggal kita maksimalkan saja tanpa harus membebaskan lahan masyarakat,” katanya, Selasa (12/8/2025).
Jalan Merdeka akan menjadi jalur hidup sekaligus menggerakkan perekonomian di titik-titik baru, tidak hanya terpusat di satu ruas. Supian juga mengapresiasi perbaikan trotoar di beberapa ruas jalan seperti Kemakmuran dan Proklamasi.
Dia berharap, trotoar tersebut bisa disambung dan diperluas agar Sukmajaya bisa tampil lebih indah dan megah, mengingat kecamatan ini merupakan salah satu yang tertua dan bersejarah di Kota Depok.
“Sebagai kecamatan yang sudah lama ada, Sukmajaya harus menjadi contoh tertib dan rapi. Kita ingin menjadikan kawasan ini tidak semrawut, tapi hijau, bersih, dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Citra Indah Yulianty, mengatakan, pihaknya saat ini sedang membangun trotoar dan saluran di Jalan Proklamasi, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.
Pekerjaan ini ditargetkan rampung pada akhir September 2025. Pembangunan dimulai dari simpang Jalan Sentosa Raya, meliputi sisi selatan sepanjang 336 meter dan sisi utara sepanjang 100 meter, dengan lebar rata-rata 2 meter.
“Pekerjaan telah dimulai sejak 23 Mei dan ditarget selesai pada 20 September. Saluran yang dibangun berukuran 100 x 80 sentimeter, dilengkapi box utilitas berukuran 60 x 60 sentimeter. Nantinya, kabel udara akan dialihkan ke bawah melalui box tersebut,” katanya.
Citra menambahkan, penataan ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok senilai Rp3,7 miliar. Revitalisasi trotoar juga dibuat bertekstur dan bermotif agar tidak licin, sehingga lebih aman bagi pejalan kaki.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung. Pembangunan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga. Setelah selesai, kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas tersebut,” pungkasnya. n Aji Hendro








