Nomor HP Sekda Dicatut, Kali Ini Menyasar Pengurus Masjid dengan Modus Donasi

910
Flayer pengumuman penipuan dengan mengatasnamakan Sekda.

Cinere | jurnaldepok.id
Upaya penipuan dengan mencatut nama pejabat terus terjadi, setelah menyasar tiga orang Camat yakni Camat Limo, Sudadih, Camat Cinere, H. Mursalim dan Camat Sawangan, Anwar Nasihin kini giliran Sekda Kota Depok, Mangnguluang Mansur yang namanya dicatut oleh pelaku penipuan melalui pesan singkat WhatsApp seolah si pengirim adalah Sekda Kota Depok Mangnguluang Mansur.

Terbaru peristiwa aksi penipuan mengatasnamakan Sekda Mangnguluang Mansur menyasar pada H. Mayarudin, seorang pengurus Masjid Jami Nurul Ihsan Cinere yang menerima pesan dari seseorang yang mengaku sebagai Sekda Kota Depok.

Dalam konten percakapan di WA, si pelaku penipuan mengatakan akan menyalurkan donasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan dalam kaitan itu si pelaku meminta kepada H. Mayarudin untuk mengirimkan nomor rekening atas nama lembaga beserta foto buku saldo dalam rekening sebagai syarat untuk proses penyaluran donasi.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Camat Cinere, H. Mursalim membenarkan adanya upaya penipuan terhadap panitia pembangunan Masjid Nurul Ihsan Cinere.

“Betul belum lama ini ada seseorang yang mengaku sebagai Sekda Kota Depok, Mangnguluang Mansur menghubungi pak H. Mayarudin selaku pengurus Masjid Nurul Ihsan dan saat itu si pelaku menjanjikan akan menyalurkan dana donasi dari Pemerintah untuk pembangunan Masjid, beruntung sebelum memberikan nomor rekening dan poto buku tabungan, pak Haji Mayarudin menghubungi saya dulu dan bertanya kepada saya kemudian saya langsung bilang ke pak Mayarudin untuk tidak meladeni permintaan si pelaku dan memblokir nomor handphon pelaku,” papar Mursalim.

Dikatakannya, aksi pencatutan nama Mangnguluang Mansur atau biasa disapa Agung selaku Sekda Kota Depok sudah terjadi sejak hari pertama Mangnguluang mansur menjabat sebagai Sekda Kota Depok.

“Pak Agung dilantik pada Rabu pagi tanggal 20 Agustus 2025 dan sore hari sudah ada sejumlah ASN dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) yang dihubungi oleh pelaku penipuan mengatasnamakan pak. sekda lalu meminta sejumlah uang, setelah dikonfirmasi ke pak Agung ternyata itu merupakan aksi penipuan dan yang terbaru terjadi di Cinere dan menyasar kepada pengurus Masjid Nurul Ihsan,” ungkap Mursalim.

Terkait hal ini, Mursalim mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati hati terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan pejabat.
Dirinya berpesan untuk tidak cepat percaya terhadap propaganda yang disampaikan oleh si penipu.

“Waktu itu nama saya sempat juga dicatut oleh pelaku penipuan yang mencoba minta uang kepada para pimpinan yayasan pendidikan, pelaku juga sempat mencatut nama Camat Limo dan Sawangan, sekarang malah bapak Sekda yang dicatut namanya, warga harus lebih berhati hati dan tidak serta merta menuruti arahan dari sang penipu yang ingin mencari keuntungan pribadi dengan mengatasnamakan orang lain,” tutup Mursalim. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here