
Limo | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, H. Supian Suri mengatakan mendukung penuh aksi perubahan yang dilakukan oleh Kasie Ekbang Kecamatan Limo, Pefrianto dalam upaya mengembangkan potensi produk UMKM melalui penyediaan fasilitas bagi UMKM untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat luas sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat beli masyarakat terhadap produk UMKM.
Demikian disampaikan oleh Supian Suri saat dimintai tanggapannya terkait penyediaan ruang display produk UMKM Limo yang belum lama di launching oleh Camat Limo Sudadih.
“Kami sangat mendukung aksi perubahan yang dilakukan oleh Pak Pefrianto dengan menyiapkan lapak untuk display produk UMKM. Mudah-mudahan penyediaan lapak display yang kemudian diberi nama Pojok UMKM dapat menjadi wadah bagi para UMKM untuk mengenalkan hasil produknya agar bisa dikenal dan diminati oleh konsumen, sehingga pada akhirnya akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku usaha kecil. Kami berharap Pojok UMKM Limo bisa memberi kontribusi terhadap peningkatan omzet penjualan produk UMKM sehingga pelaku UMKM bisa naik kelas, ” ujar Supian Suri.

Harapan yang sama dilontarkan oleh Camat Limo, Sudadih dalam kapasitasnya sebagai mentor pada program aksi perubahan yang digagas oleh Kasie Ekbang Kecamatan Limo, Pefrianto.
“Ide yang yang sangat brilian, sebab jika hanya mengandalkan even pameran, tentu sangat jarang sekali karena biasa nya pameran dilakukan pada momentum perayaan tertentu seperti HUT Kota Depok atau momentum lainnya, sementara dengan adanya ruang Pojok UMKM di samping Kantor Kecamatan, masyarakat bisa lebih jauh mengenal berbagai produk hasil kerajinan para pelaku usaha kecil dan dapat membeli produk tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari hari,” ungkap Sudadih.
Sementara Kasie Ekbang Kecamatan Limo, Pefrianto mengatakan, pengadaan lapak display produk UMKM yang diberi nama Pojok UMKM bertujuan untuk mempermudah para pelaku usaha kecil memperkenalkan hasil produknya kepada masyarakat konsumen.
“Jumlah pelaku usaha kecil yang aktif di wilayah Kecamatan Limo mencapai lebih dari 60 pelaku UMKM sementara saya tampung tempat display baru ada sekitar 15 sehingga nanti akan diatur waktunya agar semua pelaku usaha mendapat kesempatan memajangkan produknya di ruang Pojok UMKM agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat konsumen,” urai Rian sapaan akrab Pefrianto.
Dia berharap keberadaan Pojok UMKM dapat menjadi sarana bagi upaya pengembangan produk UMKM di wilayah Kecamatan Limo. n Asti Ediawan








