Tawuran Semakin Ngeri, Sekelompok Pemuda Bahkan Sampai Lempar Molotov

252
Salah seorang pelajar harus dirawat di RS karena luka usai aksi tawuran.

Cinere | jurnaldepok.id
Dalam sepekan ini aksi tawuran pelajar dan kelompok pemuda semakin marak terjadi di setiap harinya. Bahkan, aksi tawuran di Kota Depok semakin ngeri karena para pelaku tidak hanya membawa senjata tajam, melainkan membawa benda diduga bom Molotov.

Peristiwa itu terjadi saat sekelompok pelajar melakukan aksi tawuran di dekat Gerbang Tol Limo, Cinere, Kota Depok.

Aksi tawuran antar dua kelompok terekam kamera dan videonya beredar luas, salah satunya diunggah di media sosial. Berdasarkan video yang beredar, mulanya rombongan pemuda yang terlibat tawuran itu berboncengan motor dan berada di dalam sebuah gang.

Kemudian, mereka tiba-tiba berbalik arah dan berlarian ke arah jalan raya. Salah satu kelompok berlarian sambil menenteng senjata tajam dan melempar molotov ke arah lawanya. Sontak hal itu membuat lawannya kocar-kacir berlarian masuk ke dalam sebuah gang di samping Gerbang Tol Limo.

Kelompok yang mengejar sempat membunyikan klakson kendaraannya. Mereka terus berupaya mengejar lawannya hingga ke dalam gang.

Kapolsek Cinere, AKP Pesta Hasiholan membenarkan adanya tawuran tersebut. Dia mengaku sedang menyelidiki aksi tawuran itu.

“Kejadian tersebut sedang kami selidiki,” katanya.

Dia mengatakan, kedua kelompok remaja itu belum sempat bentrok. Sebab, aksi tawuran itu dibubarkan warga.

“Kami selalu patroli, patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) itu dari jam 12 sampai jam 5 pagi. Akan tetapi belum sempat bentrok, sempat dihalau warga,” paparnya.

Sementara itu di wilayah di Jalan Raya Bogor antara Sukmajaya dan Cimanggis, satu pelajar harus dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami luka di bagian tubuhnya. Aksi tawuran juga terjadi antara dua kelompok remaja di jalan Jambore depan Al Jannah, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis.

Video aksi tawuran tersebut juga bereda di media sosial. Dalam aksi tawuran tersebut disebutkan ada dua korban mengalami luka dan tergeletak di pinggir jalan.

Ironisnya korban yang terkapar di pinggir jalan dibiarkan dan ditinggalkan oleh kawannya yang ikut dalam aksi tawuran. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here