
Margonda | jurnaldepok.id
Puluhan siswa Inklusi sudah bergabung di Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) dibawah naungan Dinas Sosial Kota Depok.
Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Devi Maryori kepada wartawan mengatakan, saat ini sudah ada 29 anak yang tergabung di RKAI. Mereka adalah anak-anak yang telah lolos seleksi.
“Untuk sementara kami siapkan sekitar 80 anak istimewa yang bisa bergabung di Rumah Kreatif Anak Istimewa,” katanya, Kamis (24/7/2025).

Devi menuturkan, 29 anak istimewa itu dianggap telah memenuhi syarat. Lalu dilakukan lassessment sesuai minat dan bakat.
“Saat perekrutan ada tim khusus yang sudah punya keahlian dan standar untuk anak-anak istimewa,” ucapnya.
Syarat yang harus dipenuhi antara lain memiliki identitas resmi dan berdomisili di Kota Depok, berusia dibawah 18 tahun dan di atas 18 tahun khusus untuk pelatihan barista.
Siswa juga harus memiliki IQ di atas 50 dengan pertimbangan anak tersebut mampu didik dan mampu latih sehingga pelaksanaan pelatihan berjalan optimal.
Devi menambahkan, pihaknya masih akan membuka pendaftaran bagi anak-anak istimewa untuk mengembangkan bakatnya, sesuai persyaratan dan ketentuan yang sudah ditetapkan.
“Masih ada kesempatan bagi anak-anak istimewa untuk bergabung. Karena masih ada banyak pelatihan yang akan dilaksanakan pada RKAI ini,” ungkapnya.
Program RKAI diprioritaskan bagi anak-anak disabilitas yang bertujuan untuk mengembangkan potensi diri dalam lingkungan yang aman, kreatif, dan suportif bagi anak-anak disabilitas.
“Program ini nantinya akan memberikan dua layanan utama, yakni layanan kesehatan dan konseling, serta pelatihan keterampilan,” tambahnya.
Program ini terbuka untuk anak-anak penyandang disabilitas di Kota Depok, anak dengan kedisabilitasan, sedang atau sudah menempuh pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri atau SLB Swasta, Sekolah Inklusi, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Pendaftaran program RKAI dibuka hingga tanggal 19 Juli 2025, adapun pendaftarannya dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/m/RKAI.
Mengenai hal ini, Pemkot Depok mendorong masyarakat untuk mendukung program RKAI dalam menciptakan ruang yang inklusif bagi anak-anak istimewa.
Di lokasi sama, Wali Kota Depok, Supian Suri menginstruksikan kepada para camat di Kota Depok untuk melakukan pendataan berapa jumlah anak istimewa di wilayah. Ini dilakukan agar anak istimewa mendapatkan hak sama.
“Pak camat kami tugaskan untuk mendata berapa jumlah anak istimewanya, dan segera laporkan jumlahnya,” pungkasnya. n Aji Hendro








