Minimalisir Sampah, Kodim 0508 Depok Implementasikan Konsep Depok Zero Waste

87
Komandan Kodim 0508/Depok, Kolonel Inf Iman Widhiarto saat menanam pohon di lokasi TMMD.

Laporan: Aji Hendro
Komando Distrik Militer 0508 Kota.Depok mengambil langkah proaktif dengan mengimplementasikan konsep “Depok Zero Waste”.

Komandan Kodim 0508/Depok, Kolonel Inf Iman Widhiarto mengatakan, dalam upaya mengatasi permasalahan sampah yang semakin mendesak di Kota Depok, Kodim 0508 Depok mengambil langkah proaktif dengan mengimplementasikan konsep “Depok Zero Waste”.

“Langkah ini diambil seiring dengan penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung oleh Kementerian Lingkungan Hidup, yang disebabkan oleh sistem pengelolaan sampah yang tidak ramah lingkungan,” ujarnya.

Dia menjelasian, bahwa penutupan TPA Cipayung menuntut adanya solusi inovatif untuk mengelola timbunan sampah yang mencapai 1.200 ton per hari.

“Kami di TNI memiliki delapan wajib yang salah satunya adalah mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya,” katanya.

Saat ini, kata dia, masyarakat Depok sedang menghadapi kesulitan terkait pengelolaan sampah, sehingga pihaknya berkomitmen untuk mencari solusi.

Lebih lanjut ia mengatakan, Kodim 0508 Depok berencana untuk menggalang semua potensi yang ada, termasuk kolaborasi dengan ahli dibidang teknologi dan lingkungan, untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan efisien.

“Kami berharap dengan konsep Zero Waste, sampah yang dihasilkan setiap hari dapat diproses dan diselesaikan pada hari yang sama, sehingga tidak ada penumpukan yang berkelanjutan,” paparnya.

Dalam tahap awal, Kodim 0508 Depok menargetkan kapasitas pengelolaan sampah antara 50 hingga 150 ton per hari.

Meskipun tantangan seperti identifikasi tenaga kerja dan potensi masalah teknis di lapangan akan dihadapi, pihaknya optimistis bahwa dengan waktu dan usaha, pengelolaan sampah ini akan menjadi budaya baru di masyarakat.

Salah satu pendekatan yang diambil adalah memisahkan sampah berdasarkan karakteristiknya. Sampah organik akan dikelola secara terpisah, sementara residu yang tidak dapat diolah akan diminimalkan.

“Kami akan berusaha untuk mengurangi jumlah residu hingga 5-10%, kami juga akan mencari solusi untuk sampah yang sulit diolah, seperti popok bayi,” terangnya.

Dengan inisiatif ini, Kodim 0508 Depok berharap dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat dan menciptakan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Kami ingin masyarakat terlibat aktif dalam proses ini, sehingga pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama,” katanya.

Dengan langkah konkret ini, diharapkan Kota Depok dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta mendukung visi “Depok Zero Waste” yang lebih bersih dan sehat. n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here