
Laporan: Aji Hendro
Pengurus Besar Jujitsu Indonesia atau PBJI Kota Depok meluncurkan buku berjudul ‘Jujitsu Training For Trainer’ panduan materi percepatan untuk asisten pelatih dan atlet.
Ketua PBJI Kota Depok, Hero Amor Patria di kantor KONI Kota Depok mengatakan, buku ini membedah secara mendalam dan sistematis berbagai teknik dasar hingga lanjutan dalam Jujitsu.
“Buku ini disusun oleh tiga orang praktisi Jujitsu, yakni Hero Amor Patri, M Kadafi dan Saga Hayyu. Selain itu, kehadiran buku tersebut juga karena tingginya minat masyarakat terhadap Jujitsu sebagai sarana pertahanan diri dan jalur pembinaan prestasi atletik,” ujarnya, kemarin.

Amor berharap, buku ini bisa membantu para pemula dan atlet berkembang serta melahirkan atlet berprestasi di tingkat lokal dan nasional.
“Harapan kami buku ini bisa mengembangkan Jujitsu dan mengembangkan atlet di Depok, sehingga meningkatkan prestasi di tingkat lokal hingga nasional,” paparnya.
Ia menambahkan, dalam buku ini terdapat teknik Jujitsu seperti antara lain teknik jatuhan, kuda-kuda, pukulan, tendangan, bantingan dan teknik pertarungan bawah. Adapula gambar dan ilustrasi yang jelas, sehingga pembaca diajak memahami filosofi di balik setiap gerakan.
“Di dalam buku ini bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga aspek mental dan kedisiplinan yang melekat dalam seni bela diri ini,” katanya.
Tak hanya itu, buku ini juga mengupas materi untuk atlet berprestasi yang mengacu pada aturan pertandingan Jujitsu International Federation, menjadikannya panduan lengkap dan aplikatif bagi semua kalangan baik pemula, asisten pelatih, hingga calon atlet nasional.
“Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas dukungan KONI Kota Depok dalam hal mengembangkan Jujitsu di kota ini,” ucapnya.
Sementara itu Ketua KONI Kota Depok, Herry Suprianto mengapresiasi PBJI meluncurkan buku tersebut.
Herry menilai, selama ini PBJI telah memperlihatkan komitmen dan serius mengembangkan bela diri Jujitsu di Kota Depok dengan adanya pembinaan, program kerja dan lainnya.
“Buku ini sebagai bentuk komitmen PBJI mengembangkan Jujitsu di Depok. Tak hanya itu, selama ini perkembangan dan pengelolaan bela diri berkembang di Depok,” ungkapnya.
Menurut Herry, buku ini baru pertama kali di Indonesia yang membahas tentang teknik bela diri Jujitsu.
“Ini baru pertama kali. Kami turut bangga buku ini di-launching di Kota Depok. Momennya bagus bahwa pada tahun 2026 kita menjadi sebagian tuan rumah ajang Porprov Jabar dengan 12 disiplin olah raga. Kami yakin Jujitsu Depok bisa meraih mendali dalam pelaksanaan Porprov multi event ini,” pungkasnya. n








