Pura-pura Beli Obat Pilek, Penjaga Apotek Ditipu Dengan Kerugian Mencapai Jutaan Rupiah

115
Polisi saat melakukan olah TKP di sebuah apotek.

Cimanggis | jurnaldepok.id
Petugas Apotek di Jalan Raya Bogor KM 32, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, menjadi korban penipuan modus pura-pura beli obat.

Dari kejadian tersebut, korban sekaligus penjaga toko apotek ini mengalami kerugian mencapai Rp 1,4 juta.

Petugas Apotek Cisalak Farma, Hilma Rahmanita kepada wartawan mengatakan, pelaku seorang pria datang berpura-pura mau membeli obat. Saat itu apotek dalam kondisi sepi pembeli.

“Pelaku seorang diri masuk ke dalam apotek minta mencarikan obat untuk anaknya usia sembilan tahun yang sedang sakit demam dan pilek yang paling bagus,” katanya.

Setelah itu, Hilma menyebutkan pelaku mengeluarkan dompet kulit warna hitam sambil memperlihatkan uang pecahan Rp 50 ribu sangat banyak.

“Lagi mau meracik obat pesanan pelaku. Lalu pelaku mengeluarkan dompet kulit warna hitam dengan isi uang Rp 50 ribu segepok,” katanya.

Tiba-tiba pelaku mencoba meminta menukarkan uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 1,4 juta dari uang miliknya yang ada dalam dompet pecahan Rp 50 ribu. Setelah mengambil uang Rp 1,4 juta dari kasir, lanjut Hilma, pelaku malah langsung membawa kabur uang dari kasir termasuk dompet berisi uang pecahan Rp 50 ribu tersebut.

“Pelaku langsung kabur sambil membawa uang Rp 1,4 juta pecahan 100 ribu dengan pergi menggunakan sepeda motor ke arah lampu merah Cijago,” paparnya.

Dirinya sudah berteriak maling dan para penjaga toko sebelahan apotek keluar tidak bergegas untuk menangkap pelaku.

“Saya sudah teriak maling bahkan sampai keluar toko juga, orang-orang tapi tidak malah menangkap pelaku yang kabur membawa motor matik Yamaha Mio J warna hitam,” jelasnya.

Peristiwa yang terjadi ini, menurut Hilma baru pertama kali terjadi dengan modus berpura-pura membeli obat. Dia berharap tidak ada korban lain yang serupa terjadi lagi.

“Ciri-ciri pelaku yang tertangkap kamera CCTV apotek berbadan gemuk, bewokan tipis, rambut pendek, tinggi badan 165 centimeter. Untuk ciri khusus pada wajah pelaku terdapat tanda tahi lalat di atas bibir dan menggunakan jam tangan bahan hitam,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here