Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemkot Depok Gelar Pasar Murah di 11 Kecamatan

119
Wali Kota Depok, H. Supian Suri saat menyerahlkan secara simbolis bahan pokok kepada warga.

Beji | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, H. Supian Suri secara resmi melaunching pasar murah yang dimulai kemarin.

Hal ini dilakukan dalam upaya mencegah terjadinya inflasi. Dimana, Pemerintah Kota Depok menggelar pasar murah di 11 Kecamatan dengan mempersiapkan ribuan paket sembako.

Kegiatan pertama pasar murah dilaksanakan di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, untuk 150 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok, Dudi Mi’raz Imaduddin menjelaskan, pasar murah ini menyasar masyarakat pra sejahtera agar dapat membeli bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Pasar murah ini kami gelar agar harga bahan pokok terjangkau bagi masyarakat prasejahtera. Kelurahan yang pertama kali melaksanakan pasar murah yaitu Kelurahan Tanah Baru, Beji dan akan disusul ke wilayah lainnya,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, pihaknya akan menyebar 1.600 paket yang berasal dari Pemkot Depok sebanyak 1.325 paket dan Baznas sebanyak 275 paket. Paket yang dijual seperti beras premium, minyak goreng dan barang komoditi lainnya.

Sementara itu selain melaksanakan pasar murah, Pemkot Depok juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Widyati Riandani menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya menstabilkan harga bahan pokok, terutama di bulan Ramadan, di mana harga sejumlah kebutuhan pangan sering mengalami kenaikan.

“Melalui GPM, masyarakat bisa mendapatkan berbagai bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, daging sapi, bawang merah, bawang putih, cabai, serta komoditas lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar,” tandasnya.

Berbeda dengan operasi pasar yang biasanya menggunakan sistem kupon bagi warga kurang mampu, GPM terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa syarat.

Dikatakannya, tidak ada batasan kuota pembelian, sehingga siapa pun yang membutuhkan bahan pangan dengan harga terjangkau dapat langsung datang dan membeli.

“Gerakan Pangan Murah ini bukan hanya untuk kelompok tertentu, tetapi untuk seluruh masyarakat yang ingin mendapatkan harga lebih murah. Tidak ada kuota, tidak ada syarat. Siapa pun yang membutuhkan, silakan datang,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here