
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Bayi perempuan diperkirakan berusia dua minggu dibuang di depan Yayasan Dompet Yatim Dhuafa Domyandhu, Jalan Meruyung Raya, Kecamatan Pancoran Mas.
Penghuni Yayasan Dompet Yatim Dhuafa Domyandhu, Latif Musryid yang pertama kali menemukan bayi tersebut mengatakan, penemuan bayi itu berawal saat dirinya berdua dengan sesama penghuni keluar yayasan ingin bermain.
“Saya dan teman lagi pulang ke yayasan setelah main sekitar pukul 2.30 WIB dini hari. Saat mau masuk melalui pintu depan terlihat ada tas jinjing. Semula dikira tas yang ditaruh itu sampah, saat dideketin ternyata ada wajah bayi,” katanya.

Dikarenakan curiga, ia langsung membuka isi tas, ternyata bayi perempuan kondisi hidup dengan dililit kain dan cardigan rajut warna hijau putih.
“Setelah itu umi dan abi pemilik yayasan keluar untuk melapor ke perangkat lingkungan. Dalam tas berisi susu bayi beserta dot, bedak, popok tali, perlengkapan bayi,” tuturnya.
Tak hanya itu, dalam tas juga ditemukan kertas bertuliskan tangan cukup rapih dengan tinta warna merah muda.
Tulisan di dalam kertas yang ditinggalkan bersama bayi dalam tas yaitu “Assalammualaikum Wr Wb, Pak Bu maaf kami terpaksa menitipkan anak kami bernama Nur Salma (Salma) ke tempat ini. Kami akan tetap menafkahi anak kami tapi tidak bisa secara langsung mungkin dengan lewat cara transfer setiap minggu atau bulannya. Kami minta agar tolong dirawat dan jaga anak kami dengan baik kami minta maaf sebesar-besarnya pak buk. Insyallah kami akan selalu ada dan kabar untuk anak kami ini no WA kami yang bisa dihubungi. Kami mohon kepada bapak dan ibu pindah atau ganti no WA segera tolong hubungi kami dan kami akan jemput kembali anak kami dan tolong dirawat dan jangan diadopsi orang lain.”
Terpisah Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Iptu Bowo mengatakan anggota langsung melakukan olah TKP setelah mengetahui ada informasi temuan bayi yang diduga telah dibuang.
“Saksi-saksi sudah dimintai keterangan. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. n Aji Hendro








