
Margonda | jurnaldepok.id
Prosesi serah terima jabatan antara Wali Kota Depok, Mohammad Idris dengan Wali Kota Depok 2025-2030, H. Supian Suri dipastikan tidak ada.
Idris mengatakan itu usai menghadiri Kegiatan Pagelaran Kenangan Mengabdi Depok di Balaikota Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas.
“Enggak ada waktu untuk prosesi serah terima jabatan wali kota,” katanya.

Dia menambahkan, usai dilakukan pelantikan pada 20 Februari 2025 di Istana, wali kota baru akan berangkat ke Magelang, Jawa Tengah.
“Pada tanggal 21 Februari mereka ke Magelang untuk mengikuti kegiatan Orientasi Kepala Daerah atau Retret bersama Presiden RI Prabowo Subianto,” paparnya.
Dia menambahkan, informasinya wali kota di Jawa Barat sebelum berangkat ke Magelang untuk berkumpul di Bandung.
“Memang kalau Wali Kota, Bupati di Jawa Barat diminta ke Bandung, tapi saya belum tau agenda apa disana mereka,” ujarnya.
Dikatakannya, waktu retret untuk wali kota diperkirakan selama satu minggu, sementara untuk wakil wali kota Depok dua hari.
“Dengan adanya agenda tersebut, maka tidak ada waktu untuk digelarnya serah terima jabatan wali kota. Malam ini saya sudah dilepas, jadi enggak ada serah terima jabatan, dan wali kota yang baru nanti kalian yang sambut,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Idris telah mengabdikan dirinya selama 14 tahun bagi Kota Depok, baik sebagai Wakil Wali Kota (2011–2016) maupun sebagai Wali Kota selama dua periode (2016–2021 dan 2021–2026).
“Secara kebetulan, banyak hal dalam hidup saya berkaitan dengan angka 14, masa sekolah, kuliah, hingga sekarang 14 tahun di pemerintahan. Tapi kalau ditanya arti angka 14, saya sendiri tidak tahu, yang jelas nomor punggung saya itu nomor 7,” ungkapnya.
Saat ditanya tentang kenangan yang paling membekas selama memimpin, Idris menyoroti bagaimana pembangunan fisik dan fasilitas publik menjadi sesuatu yang paling dirasakan masyarakat.
“Ketika saya menjabat sebagai Wakil Wali Kota, saya berpikir masyarakat perlu melihat perubahan yang nyata, terutama dalam bentuk pembangunan fisik. Saat kami membangun GOR (Gelanggang Olahraga), respons masyarakat luar biasa. Itu yang kemudian membuat kami terus melanjutkan pembangunan fasilitas publik,” tukasnya.
Mantan Dewan Pakar PKS, Jamhurobi menilai, jika Idris tidak melakukan sertijab amat sangat disayangkan.
“Enggak baik ini, prilaku kekanak-kanakan,” ungkapnya.
Sementara itu pelepasan Mohamad Idris dan Imam Budi Hartono akan dilakukan pada, Rabu (19/02/2025) di Balaikota Depok, Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas. n Aji Hendro








