Innalillahi…Dua Orang Ditemukan Tewas dengan Kondisi Mengenaskan

265
Petugas saat melakukan evakuasi korban tertabrak KRL.

Bojonggede | jurnaldepok.id
Dalam sehari dua warga ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan. Kejadian pertama seorang pria terlindas KRL Commuter Line di perlintasan kereta api wilayah Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede.

Akibat dari insiden tersebut, korban tewas di lokasi, bahkan jasadnya terpental hingga beberapa meter. Seorang saksi mata, Imron menjelaskan, korban tertabrak KRL saat berjalan di perlintasan rel kereta.

“Ada orang yang suka jalan ke sini, kalau pagi suka ada orang yang ke sini, kalau sore juga. Laki-laki (korban), usianya kurang paham, jalan sendirian,” katanya.

Dikatakannya, korban tertabrak KRL yang melaju dari arah Jakarta dengan tujuan akhir Stasiun Bogor. Bahkan, tubuh korban sempat terpental dengan perkiraan jarak mencapai 100 meter.

Imron menambahkan, perlintasan rel kereta di lokasi memang sering dilalui oleh pejalan kaki.

“Sering pejalan kaki lewat sini, tapi kalau kecelakaan enggak sering,” ujarnya.

Di lokasi lainnya, seorang Anak Berkebutuhan Khusus, GB ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Kali Pesanggrahan, Cipayung, Kota Depok.

Kepala Seksi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tessy Haryati mengatakan, laporan pertama diterima Unit Pelaksana Teknis (UPT) Cipayung.

“Kami menerima laporan dari warga terkait seorang anak yang terjatuh dan tenggelam di Kali Pesanggrahan. Tim segera dikerahkan untuk melakukan pencarian,” paparnya.

Korban diketahui keluar dari rumah melalui jendela tanpa sepengetahuan orang tuanya. Setelah beberapa waktu, orang tua korban mendapatkan informasi bahwa anak mereka terlihat di sekitar jembatan yang menghubungkan wilayah Cipayung dan Pasir Putih.

“Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Empat personel regu penyelamat kami turunkan untuk mengevakuasi korban,” jelasnya.

Korban, kata dia, kemudian dibawa ke rumahnya yang beralamat di Kampung Bulak Barat No. 24, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.

“Dinas Damkar Kota Depok mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dalam mengawasi anak-anak, terutama yang memiliki kebutuhan khusus, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here