Ngalap Keberkahan, Pelaku UMKM Meruyung Santuni Puluhan Anak Yatim

48
Pelaku UMKM Meruyung, H. Yudo Sumbono foto bersama anak yatim.

Meruyung | jurnaldepok.id
Kemurahan hati serta hobi berbagi kepada warga kurang mampu yang dilakukan oleh salah satu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) sekaligus tokoh masyarakat Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, H. Yudo Sumbono sepertinya layak dicontoh oleh para pengusaha yang tentunya memiliki kelebihan secara materi dibanding warga biasa terlebih terhadap anak yatim dari keluarga kurang mampu yang saban hari berjibaku dengan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari hari.

Demikian diungkapkan oleh KH. Mujawid saat menghadiri acara santunan anak yatim yang dilaksanakan oleh H. Yudo Sumbono dikediamannya di Jalan Bhakti 2, RT 01/08, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Minggu malam (04/08/24).

“Menyantuni anak yatim merupakan perintah Allah oleh sebab itu wajib hukumnya bagi seorang Muslim yang mampu untuk menyantuni anak yatim,” ungkap Mujawid yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo.

Pernyataan senada disampaikan oleh Ketua Yayasan Al Mujahidin Meruyung, Ust. H. Amiruddin.
Dia menyambut baik inisiatif Yudo Sumbono menyelenggarakan santunan anak yatim dalam acara Haul orang tua dan istrinya.

“Pengusaha itu banyak tapi tidak banyak yang kepikiran dan peduli terhadap kesulitan hidup yang dialami oleh seorang anak yatim dari keluarga kurang mampu, oleh sebab itu kami sangat mengapresiasi inisiatif bapak Haji Yudo menggelar kegiatan berbagi kepada anak yatim pada acara haul orang tuanya, semoga kegiatan ini dapat dicontoh oleh warga Muslim lain yang memiliki keleluasaan rezeki,” tutur Ust. H. Amiruddin.

Terpisah, H. Yudo Sumbono mengatakan kegiatan berbagi termasuk terhadap anak yatim sudah merupakan hobi baginya sebab dirinya sadar betul bahwa rejeki yang diperoleh dari kegiatan usaha, ada diantaranya merupakan hak orang termasuk hak anak yatim.

“Buat saya berbagi itu indah dan selalu saya lakukan karena saya sadar bahwa apa yang saya dapatkan didalamnya ada hak orang lain yang harus saya sampaikan, mohon maaf sama sekali tidak bermaksud menggurui apalagi ria namun saya hanya ingin mengimbau dan mengajak kepada semua warga yang memiliki kemampuan secara ekonomi untuk peduli dengan anak yatim, bukan hanya pada momentum tertentu saja namun setiap saat kita memang harus memperhatikan dan membantu anak yatim,” imbuhnya.

Selain mencari keberkahan hidup, Yudo juga berharap kegemaran berbagi kepada warga kurang mampu dan anak yatim dapat menuai keberkahan dan kebaikan untuk dirinya dan keluarga yang telah berpulang ke Rahmatullah.

“Saya cuma cari berkah dan semoga Allah menyampaikan juga pahala berbagi ini kepada orang kami almarhum bapak Sa’bah bin Fi’un, Aminah binti Sa’idun, H. Isan bin H. Babah, Hj. Anih binti H. Si’an, dan Ustazah Muniroh binti H. Isan,” harap Yudo Sumbono.

Selain diikuti oleh puluhan anak yatim, kegiatan haul dan santunan anak yatim juga dihadiri oleh sejumlah tokoh ulama dan tokoh masyarakat Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here