Stakeholder Krukut Dilatih Mengolah Sampah

63
Kasie Ekbang Kantor Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Sriwati saat menerima bantuan pengolahan sampah secara simbolis.

Limo | jurnaldepok.id
Sejumlah stakeholder wilayah Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, belum lama ini mengikuti kegiatan pelatihan memilah sampah yang diselenggarakan oleh Seksie Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kantor Kelurahan Krukut bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.

Kasie Ekbang Kantor Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Sriwati mengatakan penyelenggaraan pelatihan memilah sampah melibatkan berbagai komponen masyarakat dan diharapkan kegiatan pelatihan memilah sampah dapat memberikan dampak positif bagi pengurangan sampah terbuang.

“Banyak elemen masyarakat yang kami libatkan dalam kegiatan pelatihan memilah sampah dengan harapan sosialisasi memilah sampah dapat ditindaklanjuti dilingkungan masing masing sehingga akan berdampak terhadap pengurangan produksi sampah rumah tangga,” ujar Sriwati kepada Jurnal Depok.

Lebih rinci Sri mengatakan sejumlah elemen masyarakat seperti Ketua RT/RW, perwakilan dari jajaran LPM, Karang Taruna, Pokja Sehat, Forum Anak, PIK R, Pokja 3 PKK dan pengurus Bank dilibatkan dalam kegiatan pelatihan memilah sampah dengan harapan upaya mengurangi sampah dapat terealisasi dengan cepat.

Sementara perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Agus Setiawan yang menjadi narasumber pada kegiatan pelatihan memilah sampah di Krukut mengapresiasi tingginya antusias warga dalam mengikuti kegiatan pelatihan, seraya mengaku optimistis penyelenggaraan pelatihan ini dapat memberi dampak positif terhadap pengurangan sampah terbuang terutama jenis sampah rumah tangga yang jumlah nya cenderung terus meningkat.

“Mudah mudahan kegiatan pelatihan seperti ini akan berdampak terhadap pengurangan jumlah sampah karena sebagaimana kita ketahui bersama bahwa beban TPA Cipayung kini sudah sangat berat untuk mengakomodir sampah rumah tangga warga Depok, sementara belum ada alokasi baru tempat pembuangan sampah akhir sehingga program memilah sangat diandalkan untuk meminimalisir sampah terbuang,” tutur Agus Setiawan.

Terpisah, Lurah Krukut, Kecamatan Limo, H. Jamaludin mengaku telah menyosialisasikan kepada masyarakat terkait upaya meningkatkan kegiatan memilah sampah.

“Dalam setiap pertemuan dengan warga, kami selalu menyampaikan pesan agar setiap keluarga memulai kebiasaan memilah sampah karena jika setiap keluarga melakukan hal itu maka dapat dipastikan akan mengurangi jumlah sampah terbuang dan warga akan mendapatkan manfaat lain yakni berupa tambahan penghasilan keluarga karena sampah non organik hasil pemilihan dapat dijadikan barang bernilai ekonomis atau dijual kepada pengepul rongsokan,” papar H. Jamaludin. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here