Guru SDN Krukut 02 Saweran Bangun Kantin Sehat, Ini Alasannya

29
Salah seorang pekerja saat mengerjakan kantin sehat di SDN Krukut 02.

Limo | jurnaldepok.id
Ketersediaan fasilitas penunjang aktivitas kegiatan siswa disekolah yang mumpuni tidak hanya mencakup sarana belajar mengajar berupa ruang kelas saja namun Kantin sebagai tempat jajan para siswa juga harus diperhatikan baik dari segi penyediaan menu jajanan maupun ruangan kantin yang representatif standar kebersihan dan kesehatan.

Mengacu dari hal ini, jajaran tenaga pendidik dan kependidikan SDN Krukut 02, belum lama ini menuntaskan pembangunan kantin sehat yang berada dalam lingkungan sekolah dengan mengoptimalkan dana saweran para guru dan donatur.

Kepada Jurnal Depok, salah satu tenaga kependidikan SDN Krukut 02, Purnawirawan mengatakan meskipun sangat sederhana, namun pembangunan kantin sekolah yang menghabiskan dana sebesar Rp 16.550.000 dari sumbangan para guru dan donatur ini sangat besar manfaatnya bagi para siswa yang ingin menikmati jajanan pada waktu istirahat belajar.

“Dulu sekolah ini memiliki semacam kantin kecil yang dijadikan tempat jajan anak anak namun sehubungan termakan usia, bangunan kantin yang terletak di samping gedung sekolah belum lama ini roboh sehingga kami harus membangun kantin baru,” ujar Purnawirawan yang bertugas sebagai operator SDN Krukut 02.

Selain para guru, sejumlah donatur juga berpartisipasi menyumbang dana untuk pembangunan kantin sekolah walhasil, kantin yang selama ini terlihat kusam dan kumuh berubah menjadi kinclong dan bersih.

Menanggapi hal ini, Kepala SDN Krukut 02, Mahmud Yunus mengapresiasi inisiatif para guru mengumpulkan uang untuk membangun kantin sekolah.

“Alhamdulillah kami tidak perlu mengajukan ke bagian sarpras Disdik untuk pengadaan kantin sekolah karena sudah ditanggulangi oleh para guru dan tenaga kependidikan serta donatur, kami berharap kantin baru yang cukup bagus ini dapat dioptimalkan sebaik mungkin dan yang tak kalah pentingnya pihak pedagang di kantin harus memperhatikan jenis jajanan sehat dan bergizi,” pinta Mahmud Yunus.

Dia juga berharap kehadiran kantin baru dilingkup sekolah dapat meminimalisir kebiasaan siswa membeli jajanan diluar lingkungan sekolah.

“Sebelum ada kantin, terkadang anak anak suka jajan di luar lingkungan sekolah, itu kebiasaan yang kurang bagus karena siapa yang bisa jamin kebersihan makanan yang dijual diluar lingkungan sekolah, sedangkan kalau di kantin kami bisa memantau jenis jajanan yang dijual baik unsur kebersihannya maupun dalam segi kesehatan makanan yang dijual kepada anak anak didik kami,” pungkasnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here