HeadlinePeristiwa

Rusak Generasi Muda, Karang Taruna Sukatani Gerebek Warung Penjual Tramadol

Beji | jurnaldepok.id
Aksi penggerebekan warung yang menjual obat-obatan daftr G kembali kembali terjadi di wilayah Depok. Kali ini warga dan pemuda Karang Taruna di wilayah Tapos menggerebek satu unit warung yang menjual obat-obatan daftar G.

Perwakilan dari Karang Taruna setempat, Ali Abdurahman mengatakan, warga dan pemuda Karang Taruna RW 06 Sukatani melakukan penggerebekan terhadap sebuah warung yang diduga menjual obat ilegal di Jalan Raya Ciherang, Sukatani, Tapos.

Dia menambahkan, penggerebekan ini dilakukan atas dasar kecurigaan warga yang telah lama mengamati warung tersebut.

Bahwa warung yang berkedok toko sembako tersebut telah lama dicurigai oleh warga karena banyaknya pembeli yang datang dan diduga membeli obat ilegal untuk keperluan ‘mabuk-mabukan’.

“Penggerebekan didampingi oleh pihak kepolisian untuk menghindari kerusuhan. Kami bersama warga berhasil menyita sejumlah obat ilegal. Penjual obat tersebut langsung dibawa ke Polsek Cimanggis untuk diperiksa lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, warga meminta agar warung tersebut segera ditutup. Penggerebekan ini menunjukkan kepedulian warga dan pemuda setempat terhadap lingkungan mereka, serta keberanian dalam mengambil tindakan untuk menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, diduga menjual narkoba warung di Jalan Raya Sulaiman RT 01/03 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, digerebek warga.

Ketua RT 01/03 Kelurahan Bedahan, Bahrudin kepada wartawan mengatakan, pegerebekan bermula dari kecurigaan warga dengan banyaknya anak di bawah umur dan anak berpakain punk yang kerap bolak-balik membeli di warung tersebut.

Dari kecurigaan tersebut, warga berpura-pura menjadi pembeli dan mendapati sejumlah obat-obatan terlarang seperti tramadol dan eksimer dari pemilik warung.

Atas temuan itu, warga kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian lewat Bhabinkantibmas setempat.

“Curiga emang karena belum ada laporan dan bukti yang konkret saya belum berani. Itu tadi obat tramadol dan eksimer,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button