Turap Kali KCB Terancam Ambruk Lagi, Padahal Baru Tahun Lalu Diperbaiki

21
Terlihat miring turap Kali KCB di sepanjang Jalan Raya Krukut.

Limo | Jurnaldepok.id
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Husin Tohir meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Setda Kota Depok untuk segera memperbaiki turap yang ambrol serta menuntaskan pembangunan turap Kali Krukut Cabang Barat di sepanjang Ruas Jalan Raya Krukut, pasalnya kata dia saat ini masih terdapat sekitar 30 persen tebing kali Cabang Barat yang belum di turap.

“Ada beberapa titik lokasi yang turap nya sudah ambrol akibat longsor namun ada juga turap yang hampir ambruk diantaranya terdapat didepan Jalan HM. Nur perbatasan wilayah RW 01 dengan RW 02, belum lagi tebing kali yang belum sama sekali tersentuh bangunan turap masih ada sekitar 30 persen dari total panjang tebing di sejajar Ruas Jalan Raya Krukut, kami sih berharap tahun ini Pemerintah Kota bisa menuntaskan pembenahan turap di sepanjang aliran Kali cabang barat sehingga tidak lagi menjadi kekhawatiran warga dan pengguna jalan,” papar Husin Tohir.

Lebih lanjut, Husin mengkritisi terkait kualitas pembangunan turap yang telah dilaksanakan pada tahun tahun sebelumnya yang menurutnya tidak memiliki daya memadai, untuk itu dia berharap untuk pembangunan turap selanjutnya, teknis pembuatannya harus melalui kajian yang jitu sehingga turap yang dibangun memiliki daya tahan maksimal.

“Lihat saja dibeberapa titik ada turap yang belum lama dibangun kemudian rusak lagi ini jelas sangat disayangkan karena dan kami berharap pembangunan turap kedepan harus benar benar melalui kajian teknis yang bagus sehingga turap itu tahan lama dan tidak cepat rusak,” tukas Husin Tohir.

Disisi lain, Mansur salah satu pengguna jalan meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk membangun pagar pembatas antara bibir jalan dengan bahu kali terutama tebing yang belum dibangun turap karena jika malam hari kawasan jalan raya Krukut relatif gelap sehingga terkadang batas antara jalan dengan bibir kali tidak terlihat jelas.

“Ya kalau bisa sih selain dibangun turap, Pemerintah juga bangun pagar pembatas atau pemisah antara badan jalan dan bibir kali karena kalau malam pinggiran aspal dengan bibir kali suka enggak keliatan karena lampu penerangan jalan juga banyak yang enggak berfungsi,” tutup Mansur. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here