
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Empat siswa SMK Lingga Kencana yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Subang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit.
Humas YKS, Dian Nurfarida mengatakan, empat korban kecelakaan bus masih menjalani penanganan intensif dan menjalani operasi di rumah sakit
Dian mengatakan, pascakecelakaan bus SMK Lingga Kencana pada 11 Mei 2024 lalu, para korban, baik yang dirawat dan meninggal dunia mendapatkan bantuan serta santunan baik dari Jasa Raharja dan Pemkot Depok.

“Juga dari influencer asal Jepang (Asahina Mana), dia sudah datang beberapa kali ke Indonesia, mendengar berita kecelakaan bus SMK Lingga Kencana. Ia berempati untuk datangi keluarga korban meninggal dunia,” katanya.
TikTokers Jepang itu, kata dia, tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga memberi motivasi dan semangat kepada siswa SMK Lingga Kencana serta keluarga korban.
“Nanti Mana juga akan membantu yang dirawat, secara bertahap sampai penyembuhan,” ucapnya.
Asahina kepada wartawan mengatakan, insiden kecelakaan siswa SMK Lingga Kencana tersebut diberitakan media di Jepang
“Saya tahu kecelakaan tersebut karena banyak media di Jepang memberitakannya,” katanya.
Adanya informasi itu dirinya pergi ke Indonesia dan ke SMK Lingga Kencana. Mana merasa senang dapat memberikan kebahagiaan kepada para korban dan keluarga kecelakaan rombongan bus SMK Lingga Kencana.
“Saya merasa sangat senang bisa datang ke sini, berkumpul dengan semuanya,” paparnya.
Mana ternyata sebelumnya pernah datang ke SMK Lingga Kencana Depok pada tahun 2023, lalu. Saat itu ia datang sebagai pembicara dalam seminar media sosial.
Tak hanya itu saja, TikTokers yang cukup terkenal di Jepang itu bahkan pernah memberikan sejumlah hewan kurban untuk sekolah tersebut. n Aji Hendro








