Muhammadiyah Soroti Maraknya Kasus Judi Online di Negara Mayoritas Muslim

109
Logo Muhammadiyah

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Meningkatnya transaksi judi online yang disinyalir menyalip transaksi mencurigakan dalam kasus korupsi di Indonesia menggelitik pengurus Muhammadiyah, Grand Depok City, Kota Depok.

Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sulaiman, mengaku malu karena Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim tapi angka kasus judi online tinggi.

“Kadang kala kita sebagai umat malu, seolah-olah jumlah hanyalah angka tanpa makna. Coba lihat angka kasus judi online, angka perselingkuhan, angka korupsi. Jadi, dimana nilai Islam itu kita letakkan?,” katanya.

Untuk menekan tingginya judi online, Sulaiman yang merupakan Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengajak kaum muslimin sepatutnya hanya mengikuti petunjuk Allah alias dinul-Islam dalam menata segenap aspek kehidupan mereka. Salah satunya dengan merenungi wukuf yang menjadi inti dalam ibadah haji.

Menurut Sulaiman, melalui kegiatan wukuf, setiap muslim disuruh untuk “stop and think” alias berhenti sejenak untuk merenung.

“Jangan biarkan diri tenggelam dalam berbagai kesibukan apalagi rutinitas sehari-hari sehingga apa-apa yang dikerjakan menjadi bersifat mekanistik belaka, kehilangan ruh bahkan tersesat arah dan tujuannya,” ujarnya.

Lebih lanjut Sulaiman menyampaikan, bahwa urusan wukuf ini menjadi lebih penting lagi bila dikaitkan dengan realitas dunia di zaman penuh fitnah seperti sekarang.

“Dan fitnah atau ujian zaman yang banyak mengancam kaum muslimin dewasa ini ialah realitas bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja, umat muslim menjadi umat yang tak berdaya, menjadi umat pengekor, bukan umat penentu, hanya sebagai follower,” paparnya.

Sementara itu Prenanto, Ketua DKM Masjid Al Ishlah mengatakan, kegiatan kolaborasi dengan Muhammdiyah GDC ini sebagai bentuk Amal Ma’ruf nahi mungkar serta bersama-sama bergotong royong mengamalkan kepedulian sosial di masyarakat. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here