
Cilodong | jurnaldepok.id
Dituduh sebagai pelaku pelecehan seksual, sepada motor remaja dirampas saat melintas di Jalan Kalimulya, Kecamatan Cilodong.
Kakak korban, Dzikrina Puspita mengatakan, kejadian bermula saat adiknya Raihan baru saja pulang setelah membeli bakso dan mie ayam di Gang Haji Kocen.
“Saat mengendarai sepeda motor adik saya diikuti oleh dua orang pria setelah membeli makanan lalu memberhentikannya. Pelaku pertama berusia sekitar 40-50 tahun dengan ciri-ciri badan pendek, rambut agak ikal, mengenakan celana pendek dan baju hitam pendek, serta berbicara cepat dan memiliki tato di tangan kiri,” ujarnya.

Pelaku kedua, kata dia, berusia sekitar 20 tahunan, mengenakan celana panjang dan kaos pendek dengan rambut jabrik.
“Kedua pelaku memfitnah adik saya dengan tuduhan telah melecehkan adik pelaku pada pagi hari di Pasar Pucung. Memang pada pagi hari kejadian, Raihan sempat mengantar ibu ke Pasar Pucung, sehingga diduga dia sudah diikuti dan diincar sejak saat itu,” paparnya.
Setelah memberhentikan adiknya, pelaku mengajaknya ke tempat kejadian dan menyuruhnya menunggu dengan dalih akan mendatangkan adiknya. Pada saat itulah kunci motor Raihan ditarik paksa dan motornya Yamaha Lexi tahun 2023 dengan nomor polisi D 4464 ZFM, dibawa oleh pelaku.
Pelaku sempat kembali dengan pelaku kedua sebelum akhirnya membawa motor tersebut dan meninggalkan korban. Korban dan keluarganya segera melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian pada hari yang sama.
“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan motor adik saya bisa kembali,” katanya.
Kapolsek Sukmajaya, Kompol Margiyo mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban dalam perjalanan pulang ke rumah.
“Dua orang tidak dikenal itu sambil mengatakan kepada korban bahwa korban telah melecehkan adik dari salah satu pelaku,” ungkapnya.
Setelah berucap demikian, pelaku meminta korban untuk mengikutinya ke suatu tempat.
“Sesampainya di TKP, pelaku meminta kunci motor korban dengan alasan pelaku akan menjemput adik pelaku yang dilecehkan oleh korban,” jelasnya.
Namun, lanjutnya, setelah menunggu selama beberapa waktu, korban menyadari bahwa dirinya telah ditipu oleh dua orang tidak dikenal itu.
“Akhirnya korban memberitahu kejadian tersebut kepada keluarganya. Atas kejadian tersebut, korban dengan diantar oleh orangtua melaporkan ke Polsek Sukmajaya. Saat ini, polisi tengah mencari keberadaan pelaku dan motor curiannya,” pungkasnya. n Aji Hendro








