Tak jadi Berangkat, Penjaga Sekolah SMK Lingga Kencana Lolos dari Kecelakaan Maut

27
Inilah merek bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di wilayah Subang, Jawa Barat, yang mengangkut siswa SMK Lingga Kencana.

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Tri, seorang penjaga sekolah di Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) yang menaungi SMK Lingga Kencana mengaku bersyukur dirinya lolos dari kecelakaan maut di Ciater, Subang Jawa Barat.

Dia mengatakan, dirinya mengurungkan niat ikut rombongan karena mengaku masih harus jaga di sekolah.

“Karena siswa jenjang SMP pada hari Jumat masih sekolah sehingga kami harus jaga sekolah. Di sini selain SMK, juga ada MTs (SMP) dan MI (Madrasah Ibtidaiyah), yang masuk hari Jumat MI, dia juga datang buat ambil seragam,” katanya.

Pada saat keberangkatan, banyak guru yang bertanya kepadanya.

“Pada nanya guru-guru, kenapa enggak ikut, padahal saya sudah bawa baju-baju, kalau saya ikut, saya duduk sebelahan sama Pak Yogi (guru yang meninggal dunia), di belakang sopir,” katanya.

Tri mengaku kaget saat mengetahui rombongan mengalami kecelakaan di Ciater.

“Dapat kabar dari berita. Jadi dari sana jam 2, mau otw (berangkat) jam 5 (sore), nanti jam 10-an (malam) sampai di YKS, saya pulang dulu,” terangnya.

Begitu mendengar kabar tersebut, Tri langsung menuju sekolah. Dia melihat sudah banyak wali murid yang berkumpul di sekolah.

Tri langsung ditanya oleh para wali murid namun dia mengaku tidak tahu kronologi kejadian.

“Saya bilang enggak tahu, nanti dulu saya cek, pas lihat HP saya, benar ada banyak panggilan-panggilan, ternyata ada musibah, saya belum tahu nama-namanya, saya belum berani ngomong banyak, takut salah saya juga,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here