
Cimanggis | jurnaldepok.id
Tujuh siswa SMK Lingga Kencana yang merupakan korban kecelakaan Bus Putera Fajar di Subang, Jawa Barat, dipulangkan dari rumah sakit.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, AKBP Taufik Ismail kepada wartawan mengatakan, sebanyak 12 siswa SMK Lingga Kencana korban luka kecelakaan bus maut di Ciater, Subang, menjalani perawatan di RS Bhayangkara Brimob dan tujuh pasien sudah dipulangkan.
“Hari ini (kemarin,red) kami memulangkan tujuh pasien, tujuh korban yang sudah mengalami perbaikan. Empat itu dari pasien ortopedi, selebihnya itu dari pasien bedah yang Alhamdulillah menunjukkan perkembangan yang signifikan, membaik,” katanya.

Taufik mengatakan, lima pasien masih dirawat di RS Brimob. Kemungkinan akan ada pasien yang dilakukan operasi karena kondisi luka yang sangat berat.
“Saat ini kami masih merawat lima pasien lagi, yang tadi sudah disampaikan kemungkinan akan ada pasien yang kami lakukan operasi kedua atau ketiga, karena memang tadi dijelaskan kondisi lukanya saat masuk RS memang sangat berat dan terkontaminasi,” tuturnya.
Dia menambahkan, pihaknya masih mengadakan observasi, bila operasi pertama itu mungkin masih ada jaringan-jaringan mati yang harus dibersihkan kembali sehingga perlu dilakukan operasi kedua atau ketiga.
“Kami berharap pasien ini segera membaik dan pulih kembali, sehingga dapat menjalani rawat jalan lalu selebihnya bisa beraktivitas lagi,” jelasnya.
Direktur Utama RS UI, Astuti Giantini menjelaskan, terdapat tujuh pasien dengan luka berat yang sedang menjalani perawatan.
“Untuk menyelamatkan nyawa korban, tim dokter RS UI bersiaga melakukan operasi sejak Minggu (12/05/24) pukul 07.00 WIB,” tandasnya.
Dia menambahkan, tindakan operasi medis pasien tersebut baru selesai pada, Senin (13/05/24) pukul 03.00 WIB dini hari.
“Setidaknya, dibutuhkan 20 jam proses operasi untuk menyelamatkan nyawa korban. Jadi semua pasien masih di ruang ICU, saya minta doanya mudah-mudahan segera diberi kesembuhan dan perbaikan,” pungkasnya. n Aji Hendro








