
Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, Senin (13/05/24) menyerahkan secara langsung santunan kematian kepada 10 ahli waris korban kecelakaan rombongan siswa SMK Lingga Kencana di kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/05/24).
Pada kesempatan itu, Rivan menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada para ahli waris korban, seraya berharap uang santunan sebesar Rp 50 juta untuk masing-masing korban dapat bermanfaat bagi keluarga korban.
“Kami mengapresiasi para pihak yang telah membantu proses pengumpulan data para korban sehingga pada hari kedua pasca kejadian kecelakaan, ahli waris korban sudah bisa menerima santunan dari Jasa Raharja,” ujar Rivan.

Dikatakannya, pemberian santunan kepada ahli waris korban kecelakaan merupakan wujud kehadiran negara terhadap warga negara yang mengalami kecelakaan lalu lintas.
“Kami ikut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa rombongan siswa SMK Lingga Kencana dan kami berharap dana santunan dapat bermanfaat bagi keluarga korban,” imbuhnya.
Pernyataan senada disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Depok, M. Fitriawan yang hadir mewakili Wali Kota Depok.
“Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kami menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamya kepada semua keluarga korban, Pemkot Depok juga memberikan santunan masing masing Rp 10 juta kepada ahli waris korban,” tutur Fitriawan.
Disisi lain, M. Tarih orang tua Robiatul siswi SMK Lingga Kencana yang menjadi korban pada kecelakaan di Subang mengaku belum bisa menghapus rasa sedih atas kepergiaan putri kesayangannya yang begitu mendadak.
“Meski sudah ikhlas tapi saya selaku orang tua kandung Robiatul merasa seperti sedang mimpi, kenapa anak saya pergi begitu mendadak,” ungkap Tarih dengan nada lirih.
Tarih menghaturkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu keluarganya dalam mengurus jenazah putrinya mulai dari pelaksanaan evakuasi dari lokasi kejadian hingga prosesi pemakaman yang dilaksanakan pada, Minggu (12/05/24) di TPUI Parung Bingung, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas.
Sementara, Ketua Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS), Ujang Tajudin dan Kepala SMK Lingga Kencana, Sahroji menyampaikan permohonan maaf kepada semua keluarga korban atas musibah yang menimpa rombongan siswa kelas 12, SMK Lingga Kencana, Sabtu (11/05/24) di Ciater Subang Jawa Barat.
“Atas nama seluruh pengurus YKS, saya menghaturkan permohonan maaf kepada seluruh keluarga korban, semoga ada hikmah dibalik musibah ini,” terang Ujang.
Hal senada disampaikan oleh Sahroji selaku Kepala SMK Lingga Kencana.
“Saya hampir tak bisa ngomong, tapi yang jelas ini musibah bagi kami dan keluarga korban serta seluruh warga Parung Bingung,” tutur Sahroji.
Dikatakannya, sehubungan saat ini keluarga besar SMK Lingga Kencana masih dalam suasana berkabung, makan pihaknya meliburkan aktivitas belajar mengajar selama tiga hari mulai dari Senin hingga Rabu (13-15/05).
“Ya, kami meliburkan kegiatan belajar mengajar sampai hari Rabu, (15/05/24).
Selain diikuti oleh keluarga ahli waris korban dan perwakilan Jasa Raharja, prosesi penyerahan santunan juga dihadiri oleh perwakilan Polrestro Depok, Unit Tagana Kota Depok, Camat Pancoran Mas, Lurah Rangkapan Jaya Baru, jajaran pengurus Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) serta sejumlah unsur lainnya. n Asti Ediawan








