
Cinere | jurnaldepok.id
Camat Cinere, H. Mursalim menyambut kesigapan jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok merespon usulan pemangkasan cabang pohon penghijauan di kawasan Jalan Raya mulai dari perapatan Gandul hingga ruas Jalan Raya Bukit Cinere.
“Sudah banyak cabang pohon penghijauan yang sudah menjuntai ke atas bidang jalan dan itu harus dipangkas karena jika patah bisa membahayakan pengguna jalan yang sedang melintas terlebih sekarang curah hujan masih cukup intens dan cuaca ektrem yang dapat memicu patahnya cabang atau ranting pohon,” papar H. Mursalim Kepada Jurnal Depok, kemarin.
Pernyataan yang sama disampaikan oleh Sekel Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Syafrudin.
Dikatakannya, disepanjang ruas jalan raya Gandul memang banyak pohon penghijauan berukuran besar lantaran sudah berusia cukup tua oleh sebab itu perlu dilakukan penataan berkala agar cabang pohon tidak patah.

“Hari ini ada pemangkasan cabang pohon depan Bank Mandiri dekat perapatan Gandul, mudah mudahan itu bisa dilanjutkan dengan pemangkasan cabang pohon lainnya yang sudah panjang dan menjuntai diatas bidang jalan, terutama pohon penghijauan yang terletak di sepanjang ruas Jalan Bukit Cinere,” ujar Syafrudin saat memantau kegiatan pemangkasan cabang pohon trembesi di perapatan Gandul, Rabu (3/4).
Selain di wilayah Kecamatan Cinere, puluhan pohon penghijauan di jalur Mampang – Krukut wilayah Kecamatan Limo juga cabang pohonnya perlu dipangkas lantaran ujung ranting banyak yang jaraknya sudah dekat dengan bidang jalan dan berpotensi membahayakan pengendara terutama pengendara roda dua.
Disisi lain, M. Jaya salah satu driver ojek online justru meminta kepada petugas DLHK untuk memotong cabang pohon bambu dekat perumahan vila mutiara Cinere di perbatasan wilayah Kelurahan Grogol dengan Kelurahan Krukut, pasalnya daun pohon bambu sering tersentuh pengendara roda dua.
“Kalau saya sih malah minta supaya pohon bambu dekat vila mutiara Grogol ditebang atau dipangkas biar ujung ranting bambu enggak kena kepala pengendara sepeda motor,” pungkas M.Jaya. n Asti Ediawan








