Mampang Banjir Lagi Gegara Tumpukan Sampah Nyangkut di Kolong Masjid

36
Petugas SDA PUPR Depok saat membersihkan sampah di kolong masjid.

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Sejak pemugaran jembatan depan Masjid Jami’ Al Istiqomah Mampang selesai pada awal bulan Februari silam, warga dan para pengguna jalan merasa lega lantaran praktis tak ada lagi banjir yang kerap menggenangi kawasan perapatan Mampang.

Namun kenyamanan itu tak terjadi pada, Minggu malam (24/03/24) saat hujan deras mengguyur wilayah Kota Depok dan sekitarnya membuat debit air di bidang Kali Cabang Barat (KCB) meluap dan membawa material sampah yang kemudian menyumbat kolong bangunan bawah masjid serta menghambat laju air dan membuat air meluap ke permukaan jalan.

Akbar Zapius, salah satu pemilik kios usaha didepan Masjid Al Istiqomah Mampang mengatakan luapan air mulai terlihat pada sekira pukul 20.00 wib dan debit air terus meninggi hingga dini hari membuat genangan air di atas bidang jalan dan warung semakin tinggi bahkan mencapai lebih dari setengah meter.

“Semalam waktu hujan deras, debit air meninggi dan sampah juga banyak yang hanyut dari wilayah hulu kali, kemudian mentok di kolong jembatan membuat air balik lagi dan memenuhi kawah kali yang sudah mengalami pendangkalan sehingga air luber ke bidang jalan dan bangunan tempat usaha kami,” ujar Yus panggilan akrab Akbar Zapius kepada Jurnal Depok, Senin (25/03/24).

Diakuinya, selain pendangkalan kawah kali dan banyaknya material sampah di bidang kali, konstruksi bangunan Masjid diatas bidang kali juga menjadi salah satu pemicu terjadinya luapan air ke bidang jalan khususnya jalur jalan menuju Kali Licin dan Jembatan Serong.

“Dasar kawah kali harus di keruk karena sudah terjadi pendangkalan luar biasa kemudian harus ada pembenahan konstruksi bangunan Masjid yang berada diatas permukaan kali, dan selain itu tentu yang tak kalah pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di kali dan berkomitmen menjaga kebersihan Kali,” papar Akbar Zapius.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Hj. Citra Indah Yulianty membernarkan penyebab luapan air di Perapatan Mampang, pada Minggu malam salah satunya disebabkan oleh sumbatan material sampah yang tersangkut di kolong konstruksi Masjid.

“Sampah yang tidak bisa masuk lancar kedalam kolong Masjid, kalau sampai bawah jembatan sudah lancar namun terhalang karena ada bangunan konstruksi masjid,” terang Citra menjawab pertanyaan Jurnal Depok prihal penyebab banjir yang sempat membuat repot para pengguna jalan.

Dia menambahkan salah satu solusi mengatasi permasalahan sumbatan air di kolong bangunan Masjid adalah merelokasi bangunan Masjid karena lanjut dia sebagian besar hamparan ruangan Masjid berada diatas permukaan kali.

“Mudah-mudahan masjid ada anggaran untuk relokasi karena memang kondisinya masjid itu di atas kali,” ungkapnya. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here