
Sawangan | jurnaldepok.id
Diduga kondisinya sudah rapuh, atap dua ruang kelas SDN Kedaung 01, Kecamatan Sawangan, tiba-tiba ambruk. Hal itu terjadi pada kemarin petang saat hujan deras.
Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kedaung, Saepudin kepada wartawan mengatakan, ada dua ruang kelas yang atapnya ambruk. Dua kelas itu sudah lama tidak digunakan oleh sekolah karena kondisinya memprihatinkan.
“Setahu kami ruang kelas itu sudah sekitar dua sampai tiga tahun tidak digunakan,” katanya.
Ia menambahkan, karena sudah rapuh ditambah faktor cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi, menyebabkan atap ruang kelas kropos dan amburk.
Dia menuturkan, saat kejadian tidak ada korban jiwa maupun luka, karena kondisinya sudah sore dan siswa sudah pulang.
Sementara itu Kepala SDN 01 Kedaung, Marwanih menjelaskan, bangunan yang ambruk memang sudah lama tidak ditempati.
Dia menambahkan, sejak dirinya bertugas di SD Kedaung 01, dua ruang kelas bangunan gedung sudah lapuk terutama pada kayu penyangga atap. Dimana usia gedung bangunan yang ambruk memang sudah tua berdiri sejak tahun 1992.
“Ketika saya datang di bulan November 2023 ke sekolah ini, memang sudah rusak, sudah dikunci pintunya, sudah tidak digunakan lagi untuk kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.
Marwanih menjelaskan, kerusakan gedung berada pada bagian kerangka kayu penyangga atap karena rapuh dimakan rangas atau rayap.
Marwanih berharap, gedung yang ambruk tersebut segera dibangun kembali agar bisa ditempati untuk kegiatan belajar-mengajar.
“Tapi tetap kami punya harapan agar ke depan ini segera dibangun dan bisa digunakan, agar kelas satu tetap masuk pagi, kelas dua tetap masuk pagi tidak ada lagi kelas siang,” katanya.
Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Depok, Hendri Aspriyono menambahahkan, ruang kelas itu memang akan direnovasi dan Detail Engineering Design atau DED sedang disusun. n Aji Hendro








