Idris Lakukan Mutasi Terakhir, Selamat untuk Pejabat Yang Masih Bertahan Hingga 2025

37
Wali Kota Depok saat menyematkan pangkat kepada seorang lurah saat mutasi terakhir di kepemimpinannya.

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris kemarin melakukan mutasi, rotasi dan promosi jabatan untuk yang terakhir kalinya jelang pemilihan kepala daerah Kota Depok pada, November mendatang.

“Ini pelantikan terakhir dari sisi Undang-undang Pemilu, tapi realitasnya di kita banyak sekali yang memasuki purnabakti tahun ini, ada sekitar 30 orang dari eselon II sampai IVb,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Kamis (21/03/24).

Dengan kondisi itu, Idris memastikan para penggantinya nanti tidak bisa dilantik jika tidak mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri.

“Jadi nanti semuanya Plt, tapi kan enggak akan efektif nantinya. Misalnya pilkada camatnya Plt, tentu beda dengan pekerjaan pegawai tetap sebagai camat, kalau pegawai tetap sebagai camat kan punya pangkat,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Idris juga menyampaikan beberapa alasan kenapa melakukan rotasi kepada Kasatpol PP, M Thamrin dan Kadis DKUM, Dede Hidayat.

“Ini karena kebutuhan dari kerja-kerja keberlanjutan. Pak Thamrin juga rumahnya agak jauh dan ada kondisi yang lebih cocok di DKUM,” jelasnya.

Mutasi, rotasi dan promosi jabatan yang dilakukannya lebih kepada penyegaran dan mempertimbangkan lokasi kantor dengan tempat tinggal.

“Serta kemampuan potensi untuk meningkatkan kemampuan dibidangnya. Pak Thamrin itu terkenal waktu di mahasiswa hobi shoping, itu diantaranya. Kan pekerjaan berkaitan dengan hobi jadi enak, enjoy, jam berapapun akan dilaksanakan,” katanya.

Kepala BKPSDM Kota Depok, Rahman Pujiarto menambahkan, pada April esok akan ada beberapa posisi jabatan yang kosong.

“Kami berharap bisa diisi, untuk mengisi itu kami harus minta izin dulu ke Kementerian Dalam Negeri, diperbolehkan atau tidak melakukan pelantikan. Jika diperbolehkan akan segera kami susun nama-namanya,” jelasnya.

Sementara itu usai dilantik menjabat Kasatpol PP, Dede Hidayat akan menerapkan beberapa program diantaranya melaksanakan tupoksinya sebagai penegak perda, memberantas tawuran dan kenakalan remaja.

“Jangka pendek kami melihat banyak aksi tawuran remaja di jalan yang sangat meresahkan warga. Kami akan rutin patroli berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk memberantas itu,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, M Thamrin mengatakan, akan melanjutkan janji wali kota yakni menuntaskan 5.000 wira usaha baru (WUB).

“Mudah-mudahan ini bisa tuntas sebelum masa berakhirnya kepemerintahan Pak idris. Harapannya semua yang mengikuti program WUB bisa meningkat, maju dan mandiri,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here