Jaga Persatuan dan Kesatuan, Pendukung Tiga Pasangan Capres Makan Siang Bareng

164
Suasana makan siang bareng yang dilakukan para pendukung capres.

Sawangan | jurnaldepok.id
Gelaran pesta demokrasi 2024 telah usai dan berjalan dengan damai, meski penghitungan suara pilpres masih berlangsung. Namun, masih dijumpai ketegangan di masyarakat pendukung paslon Capres-Cawapres nomor urut 1, 2 dan 3.

Menyikapi hal tersebut, Inisiator Joglo Nusantara, Heri Syaifuddin mengajak masyarakat untuk tidak ikut serta dalam ketegangan elite politik tingkat atas.

Menurutnya, sudah saatnya masyarakat kembali bekerja dan tidak larut dalam perseteruan dukungan salah satu paslon.

“Kegiatan ini ya tertawa lepas bersama, senang-senang aja, kami ajak bersatu lagi antar pendukung nomor 1, 2 dan 3. Kami pertontonkan kedewasaan akar rumput atas terlaksananya pemilu dengan damai,” ujarnya seusai acara Merayakan Kembali Kebersamaan Syukuran Pelaksanaan Demokrasi Damai.

Acara yang digelar di Joglo Nusantara Pengasinan mengangkat tema “Canda Tawa Riang Gembira Politik Secukupnya Persaudaraan Selamanya”.

Heri Gonku, biasa ia disapa, mengaku perlunya menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai, lanjutnya, larut dalam ketegangan politik yang tak berkesudahan.

“Pada akhirnya kita bisa lihat hasil secara langsung perolehan suara nomor dua dengan yang lain jomplang dan orang kan mencatat. Kenapa mereka yang di atas masih menggunjingkan, tapi kalau bagian prosesi politik ya silahkan, sah-sah aja,” paparnya.

Masyarakat bawah, kata dia, tidak usah ikut-ikutan berantem.

“Kan masih ada, yang tidak terima padahal tidak mengerti juga permasalahannya,” katanya.

Untuk itu, dirinya meminta masyarakat fokus kembali bekerja masing-masing dan mempercayakan kepada penyelenggara pemilu.

Menurutnya, dalam kontestasi politik pasti ada yang merasa kecewa karena kalah pilihannya kalah dan sebagai hal wajar.

“Kalau kita lihat di awal ada sedikit ketegangan dan tidak seprti dulu. Apalagi, kami lihat Jokowi pasang badan begitu juga Prabowo pasang badan. Ini dilakukan agar tidak terjadi polarisasi dan ketegangan,” jelasnya.

Perlu dicatat, momentum kebersamaan yang dilakukan ini bisa menginspirasi terjadinya rekonsiliasi nasional. Dalam kesempatan tersebut nampak hadir para pendukung semua paslon, relawan, komunitas dan masyarakat. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here