Sudah Luluskan 7 Angkatan, SMPN 21 Depok Hingga Kini Belum Miliki Bangunan dan Masih Numpang

244
ilustrasi

Cinere | jurnaldepok.id
Meski sudah eksis dan memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun sejak tahun 2013 dan telah meluluskan tujuh angkatan, namun hingga saat ini SMPN 21 Depok yang diperuntukkan bagi warga Cinere dan sekitarnya belum juga memiliki gedung sekolah sendiri sehingga kegiatan belajar mengajar terpaksa numpang di sekolah lain.

Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere, Ahmad Jayadi mengaku ikut prihatin seraya berharap dalam waktu dekat Pemerintah dapat segera mengupayakan lahan untuk Gedung SMPN 21 yang selama ini menjadi kendala tak kunjung dibangunnya gedung sekolah tersebut.

“Ya, miris banget karena sekolah itu sudah sangat lama berdiri dan sudah beberapa kali pindah karena posisinya numpang di sekolah lain, saya tahu bahwa masalahnya ada di pengadaan lahan yang sampai sekarang belum juga tuntas, oleh sebab itu saya berharap agar para anggota Dewan dapat mensupport upaya pengadaan akses jalan karena lahan nya sudah ada namun akses jalan belum ada,” ujar Ahmad Jayadi.

Sementara Camat Cinere, H. Mursalim mengaku terus memperjuangkan pengadaan akses jalan yang menjadi masalah dalam rencana pembangunan Gedung SMPN 21.

“Lahan nya sudah ada di wilayah perbatasan Kelurahan Gandul dengan Kelurahan Pangkalan Jati, disana ada lahan seluas delapan ribu meter persegi yang memang sudah direncakan untuk pembangunan gedung SMPN 21 tapi masalahnya ada di akses jalan dan satu satu nya alternatif paling memungkinkan yakni membuat akses jalan yang melintas di perumahan Blok A RW 06 Kelurahan Cinere namun sampai sekarang kita belum mendapat izin dari warga disana untuk membangun akses jalan yang melintas di perumahan itu,” papar Mursalim.

Lebih lanjut dikatakannya, sebelumnya pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan lahan hibah dari Kejagung untuk Gedung SMPN 21 dan sampai sekarang kami masih terus berupaya melakukan pendekatan dengan warga perumahan Blok A untuk mendapatkan izin akses jalan menuju lokasi lahan yang akan dibangun Gedung SMPN, kami mohon doa dan dukungan agar upaya pendekatan secara persuasif dengan warga perumahan Blok A berbuah hasil,” pinta Mursalim.

Sebagai catatan, SMPN 21 telah menerima siswa baru pada tahun pelajaran 2013/2014 dan pada perjalanannya, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) dilaksanakan di beberapa sekolah diantaranya SDN Gandul 01 kemudian pindah ke SDN Gandul 02, lalu pindah lagi ke SMPN 13, dan kini para siswa harus menumpang di SMPN 17 Depok yang berlokasi di Jalan PLN Gandul. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here