
Cipayung | jurnaldepok.id
Aksi money politik dan serangan fajar masih menjadi momok kerawanan pelanggaran di pelaksanaan Pemilu 2024.
“Money politik dan serangan fajar masih dijadikan momok di pemilu 2024,” ujar Dede Yusipa, Ketua Kordiv Sumber Daya Manusia, Organisasi, Informasi dan Data Panwascam Cipayung .
Meski, kata dia, kerawanan seperti money politik dan serangan fajar hingga saat ini belum ada laporan terkait hal tersebut.

“Kami belum ada laporan kasus tersebut,”katanya.
Dia menambahkan, pihaknya terus berupaya mencegah terjadinya hal tersebut selama proses pelaksanaan kampanye hingga hari pemilihan.
“Ada perbedaan kampanye 2024 tahun ini dibandingkan dengan 2019. Dari segi pemasangan APK yang paling utama,” paparnya.
Lebih lanjut Dede mengatakan, perbedaan lainnya yakni dari segi lokasi pemasangan APK tiap peserta pemilu. Dimana tiap lembaga pendidikan dan lembaga pemerintahan diperbolehkan pemasangan APK.
“Tahun 2024, dari segi lokasi pemasangan APK juga ada perbedaan, lembaga pendidikan dan fasilitas pemerintah diperbolehkan,” katanya.
Dede menegaskan, bahwa kinerja Panwascam Cipayung sudah memasuki 31 hari kerja dan menyisakan 44 hari kerja menjelang hari pencoblosan.
Meski Kampanye Pemilu 2024 sudah berjalan selama 30 hari, ejak dimulai pada 28 November 2023, para peserta kampanye sudah turun ke masyarakat menyampaikan visi misi dan programnya, namun Panitia Pengawas Pemilu 2024 Tingkat Kecamatan (Panwascam) Cipayung mengaku belum menemukan adanya pelanggaran kampanye selama satu bulan ini.
“Selama kampanye satu bulan ini, kami belum menemukan adanya pelanggaran oleh peserta Pemilu 2024,” tukasnya.
Dia menjelaskan, kampanye Pemilu 2024 di Cipayung masih landai, belum ada pengerahan massa dari partai politik atau pun calon anggota legislatif.
“Metode kampanye yang digunakan peserta Pemilu berupa tatap muka, silaturahmi dengan tokoh dan kunjungan door to door dari rumah ke rumah. Untuk kampanye rapat terbuka, lokasinya di Lapangan Cipayung, Jembatan Serong. Namun sejauh ini belum ada yang menggunakannya,” paparnya.
Begitu pun dengan metode kampanye pertemuan terbatas, belum ada partai politik yang melakukannya.
“Pertemuan terbatas dilakukan di dalam gedung dengan kapasitas 1.000 orang untuk tingkat kota/kabupaten, 2.000 untuk provinsi dan 3.000 untuk nasional,” katanya.
Dede berharap suasana kampanye yang kondusif saat ini tetap terjaga hingga hari pencoblosan pada 14 Februari 2024.
“Semoga situasi kampanye tetap kondusif sampai Pemilu 14 Februari 2024 nanti. Sejauh ini tidak ada gesekan antara pendukung partai politik, caleg, dan capres atau cawapres,” pungkasnya. n Aji Hendro








