Wisuda Ratusan Siswa, Yadami Berpihak Kepada Warga Kurang Mampu Agar Bisa Sekolah

309
Siswa SMP dan SMK Yadami saat melakukan sungkem kepada guru dan ketua yayasan di acara wisuda

Laporan: Rahmat Tarmuji
Yayasan Wiyata Mandala Muslimin Indonesia (Yadami) terus menunjukkan eksistensinya di masyarakat.

Berdiri sejak 38 tahun silam, yayasan yang menaungi sekolah MI Hidayatul Athfal, SMP Islamiyah dan SMK Islamiyah di wilayah Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, hingga kini telah meluluskan belasan ribu sisawa.

“Jumlah siswa yang lulus sudah tak terhitung, kurang lebih belasan hingga puluhan ribu, karena saya sendiri mengabdi di sini sudah 36 tahun. Alhamdulillah membawa berkah, saya membawa amanah dari pendiri yayasan untuk mengurusi sekolah agar masyarakat Serua bisa sekolah dengan biaya yang murah,” ujar AS Tatang, Ketua Yayasan Yadmi kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, siswa SMP dan SMK yang saat ini mencapai 800 lebih, tidak dibebani dengan biaya sekolah yang tinggi.

“Alhamdulillah, untuk tahun ajaran baru kali ini jumlah siswa sudah mencapai ratusan, memang kami butuh ruang kelas baru lagi. Yayasan kami memang berpihak kepada warga tidak mampu, itu semua kami akomodir. Kami juga beri kelonggaran, walupun siswa belum membayar uang SPP maupun semsester, namun kami pastikan mereka dapat ikut ujian,” paparnya.

Kepala SMP Islamiyah Serua, Endang Hidayat mengatakan, tahun ini siswa yang diwisuda mencapai 158 siswa dan ini merupakan angkatan ke 36.

“Saat ini sudah zamannya teknologi, jadi mereka harus kami bekali itu. Kami berharap para siswa dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, baik SMA, SMK bahkan kalau perlu pondok pesantren, sekolah dulu baru bekerja,” tandasnya.

Endang menambahkan, para siswa SMP Islamiyah Yadami yang terdaftar di sekolah negeri saat ini mencapai 30 persen, swasta 50 persen dan sisanya belum terdata.

Sementara itu Kepala SMK Islamiyah, Nursalim mengungkapkan, tahun ini jumlah siswa SMK yang diwisuda sebanyak 121 siswa.

“Ini sudah angkatn ke 11, lulusan perdana sejak 2013. Dulu masih satu jurusan kini sudah ada tiga jurusan yakni Pemasaran, Admistrasi Perkantoran dan Tata Boga,” jelasnya.

Dikatakannya, banyak lulusan SMK Yadami saat ini sudah bekerja dan ada pula yang melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

“Namun yang terpenting dan kami harapkan mereka bisa mandiri setelah lulus SMK ini,” katanya.

Di tempat yang sama, Konsultan Yadami, Iwan Marten menambahkan, perencanaan peningkatan mutu lulusan merupakan kewajiban pada penyelenggaraan pendidikan.

“Khususnya sekolah sebagai upaya mewujudkan cita-cita pendidikan nasional,” terangnya.

Wisuda ratusan siswa SMP dan SMK Yadami yang digelar di pusat pelatihan Kementerian Pendidikan, Serua Bojongsari, dihadiri pula oleh Sekretaris Kelurahan Serua, Babinsa, Babinkamtibmas dan Anggota DPRD Depok. n

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here