Tok! Pileg Terbuka Caleg Gembira, Siap-siap Dirayu & Didatangai Door to Door

163
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Keputusan Pemilihan Umum dengan sistem terbuka yang disudah ditetapkan oleh Mahkamah Konsitusi (MK) disambut baik para peserta Pemilu dan Pengurus Partai Politik di Kota Depok.

“Bismillah…Alhamdulillah, sistem terbuka memang yang diharapkan oleh para Caleg dan siap bergerak serta berjuang,” ujar salah satu bacaleg dapil Tapos Cilodong dari PKS, Desiana.

Dia menambahkan, dengan adanya sistem terbuka sudah dinantikan oleh para peserta atau bacaleg dan hasilnya disambut baik.

“Putusan MK sangat di tunggu-tunggu, karena terkait nasib demokrasi Indonesia ke depan,” paparnya.

Caleg Partai NasDem, Dewi Mustika juga menyambut gembira keputusan Mahkamah Konsitusi yang memutuskan sistem terbuka pada Pemilu 2024.

“Alhamdulilah, dengan keputusan ini intinya asas demokrasi berjalan,” tandasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna juga menyambut baik keputusan Mahkamah Konsitusi yang memutuskan Pemilu 2024 dengan sistem terbuka.

“Joss, mantap! dengan keputusan itu rakyat punya peran menentukan siapa yang akan jadi wakilnya di parlemen,” katanya.

Dia menambahkan, tidak hanya para pengurus parpol dan bacaleg yang menyambut baik keputusan itu, akan tetapi rakyat Indonesia juga gembira akan keputusan sistem terbuka.

“Karena mereka dapat memilih para caleg secara terbuka sesuai dengan aspirasinya,” ungkapnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus juga menyambut baik keputusan MK yang menetapkan Pemilu 2024 dengan sistem terbuka.

“Kami kader Demokrat se-Kota Depok mendukung keputusan sistem terbuka,” katanya.

Dia menambahkan, keputusan tersebut sudah lama dinantikan para bacaleg.

“Dengan adanya sistem terbuka maka kader Demokrat di Kota Depok akan semangat dan bekerja keras untuk membesarkan Demokrat di Kota Depok,” tukasnya.

Bendahara DPD PKS Depok, Ade Supriatna mengatakan, keputusan yang disampaikan MK merupakan keputusan yang tepat.

“Alhamdulilah, keputusan terbuka di Pemilu 2024,” tuturnya.

Dia menambahkan, dengan keputusan terbuka maka berjalannya demokrasi di Indonesia.Dimana pemilih bisa memberikan pilihannya secara langsung saat di Pemilu 2024.

“Sebelumnya kami dan caleg lainnya merasa was-was, tapi Alhamdulilah keputusan sistem terbuka,”katanya.

Sebelumnya Ketua DPD PKS Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, untuk meyakini bahwa sifat pemilu terbuka maupun tertutup semuanya siap.

“Kursi 50% untuk sistem pemilu yang tertutup ya karena semua di sini sudah berkomitmen, terbuka maupun tertutup dengan nomor urut berapapun tetap sebagai calon anggota legislatif. Mereka sepakat, mudah-mudahan kalau 50 lawannya dikit kan menang yang 50 kan gitu. Jadi Insya Allah mudah-mudahan kami semua komitmen,” ujarnya.

Sementara itu Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sistem sistem pemilu sehingga Pemilu 2024 akan dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka.

“Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK, Anwar Usman dalam sidang yang terbuka untuk umum di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (15/06/23).

Dalam putusan itu, hakim MK Arief Hidayat mengajukan dissenting opinion. Dalam putusan itu, Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan politik uang bisa saja terjadi dalam semua sistem pemilu, baik lewat proporsional terbuka maupun proporsional tertutup. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here