
Sawangan | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polsek Bojongsari masih terus melakukan penyelidikan terkait pencurian di rumah salah seorang ustad di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan.
Kapolsek Bojongsari, Kompol Yogi Maulana mengatakan, sampai saat ini Tim Opsnal masih proses penyelidikan terhadap kasus pembobolan rumah milik warga yang juga kepala sekolah di Bedahan Sawangan.
Dia menambahkan, dalam kejadian ini pihaknya akan berkoordinasi dengan semua stakeholder terkait dan masyarakat.

“Kami berharap semua unsur dapat bekerjasama dalam menjaga lingkungan tetap aman kondusif untuk ikut serta berpartisipasi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” katanya.
Sebelumnya, rumah seorang ustad yakni H Masturo di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, diacak acak maling. Pelaku berhasil menggasak barang elektronik, telepon genggam dan uang tunai puluhan juta rupiah.
Ketua RT 01/04, Hariadi mengatakan peristiwa pencurian di rumah tokoh agama H Masturo diketahui selepas selesai Solat Tarawih. Pada saat itu korban bersama istri dan anak-anaknya pulang tarawih, langsung kaget pintu depan rumah sudah terbuka.
“Pak ustad yang baru pulang dari tarawih juga jadi imam solat ini kaget saat pulang pintu rumah sudah ngablak (terbuka,red). Pelaku diduga masuk ke dalam melalui pintu kamar utama yang terkunci dan sudah dijebol dibuka paksa hingga coak,” ujarnya.
Setelah itu, sambungnya, pemilik rumah langsung mengecek seisi rumah yang baru saja dibobol maling.
“Korban langsung mengecek barang yang hilang ada HP, Laptop, PS 4 dan uang tunai sekitar Rp 10 juta. Semua barang-barang yang hilang termasuk uang yang dicuri semua ada di dalam kamar utama yang oleh pelaku pintunya sudah dijebol diduga menggunakan linggis,” ungkapnya. n Aji Hendro








