
Bojongsari | jurnaldepok.id
Warga Kecamatan Bojongsari dan sekitarnya kini mulai antusias terhadap budidaya menanam anggur, ini terbukti dengan banyaknya peserta yang hadir dalam kegiatan Pelatihan Budidaya Anggur pada program Anggurin Angguran, Sabtu, (11/03/23).
Bertempat di SDN Bojongsari 01, puluhan peserta pelatihan anggur begitu semangat mengikuti kegiatan tersebut.
Daud Sulaiman, Ketua Paguyuban RT RW Kelurahan Bojongsari yang juga salah satu inisiator program Anggurin Angguran merasa senang dengan semangat para peserta.

“Ini terbukti dengan banyaknya peserta yang hadir dan bertanya serta berkonsultasi tentang bertani anggur yang baik dan benar dengan hasil maksimal. Pelatihan kali ini memang agak sedikit berbeda dengan pelatihan sebelumnya, dimana kali ini peserta pelatihan dapat melihat dan mencicipi langsung buah anggur yang sudah ditanam di halaman Kantor Kelurahan Bojongsari dan saya melihat selain semangat, semuanya begitu happy mengikuti kegiatan ini,” ujar Daud, Minggu (12/03/23).
Heni, salah satu peserta mengatakan, dirinya sudah mengikuti pelatihan tersebut dan ini merupakan yang kedua kalinya pada program yang sama di Bojongsari.
“Intinya sih sangat senang bisa menanam sendiri pohon anggur dan bisa makan anggur hasil tanaman sendiri. Kami meyakinkan kepada orang-orang yang tidak percaya bahwa anggur bisa di tanam di Indonesia, ini salah satu buktinya di Kelurahan Bojongsari buahnya bagus dan banyak, datang saja kemari ke Kantor Kelurahan Bojongsari,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan peserta lainnya, Aris. Ia mengatakan, anggur seharusnya menjadi ikon selanjutnya di Kota Depok, setelah Belimbing karena mudah ditanam dan tidak perlu lahan yang luas.
“Selain itu masa waktu tanam yang tahan lama dan ini sangat prospektif terhadap ketahanan ekonomi, sebagai investasi kedepan serta sangat menguntungkan,” tandasnya.
Nasrulah, PPL Pertanian Limo sebagai narasumber kegiatan menguatkan bahwa pada dasarnya tidak ada istilah tangan panas dan dingin dalam menanam.
“Yang ada tangan malas dan rajin, apalagi terhadap pertanian anggur ini sangat menjanjikan memiliki nilai jual yang tinggi menjadi trend baru yang menjanjikan kedepannya,” katanya.
Nara sumber lainnya, Abdulah Naja sebagai maestro anggur Depok dan salah satu mentor anggur di Kelurahan Bojongsari berharap, kedepannya semakin banyak tempat-tempat atau fasos fasum yang ada di Kota Depok yang bisa dimanfaatkan untuk menanam anggur.
Hadir dalam kesempatan itu Lurah Bojongsari, Yaya Sudira; Ketua Karang Taruna Kecamatan Bojongsari, Ketua LPM Kelurahan Bojongsari dan Pengurus Karang Taruna Kelurahan Bojongsari sebagai panitia. n Rahmat Tarmuji








