Sering Dihina & Dikhianati, Hashim Ungkap Partai Gerindra Tak Membenci

227
Ketua Dewan Pembina Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira), Hashim Djojohadikusumo saat menghadiri acara perayaan Natal

Margonda | jurnaldepok.id
Meski Partai Gerindra dihina, dikhiatani, dihujat dan dibenci, namun Gerindra tidak berkhianat, berbohong, tidak memfitnah dan tidak membenci.

Demikian dikatakan Ketua Dewan Pembina Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira), Hashim Djojohadikusumo saat menghadiri acara perayaan Natal yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Gekira Jawa Barat di Jalan Margonda, Kota Depok.

Hashim menyampaikan rasa syukur karena berbagai unsur bisa hadir dalam perayaan Natal Gekira Jawa Barat di Kota Depok.

“Gekira adalah bagian dari Partai Gerindra, salah satu sayap partai yang mewakili umat Kristiani dan Katolik. Ada juga sayap partai yang mewakili umat Islam, Hindu, Budha. Gerindra merupakan partai nasionalis dengan berbagai keberagaman,” ujarnya, kemarin.

Hashim juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bahwa meski Gerindra dihina, dikhiatani, dihujat dan dibenci, namun Gerindra tidak berkhianat, berbohong, tidak memfitnah dan tidak membenci .

“Kami diperlakukan sedemikian rupa, tapi kami tidak membalasnya. Ini adalah pesan Kristiani, Islam, Hindu, Budha dan agama lainnya. Itulah pesan dari Ketum Pak Prabowo. Kami menangkap ini sebagai pesan yang mulia, pesan Kristiani. Pesan ini sangat agamis,” tuturnya.

Sementara itu Wasekjen Pengurus Pusat Gekira, Rienova Serry Donie menambahkan, perayaan Natal Pengurus Daerah Jawa Barat rutin dilaksanakan setiap tahun secara bergiliran di kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat.

“Tahun ini penyelenggaraan di Depok dengan jemaah 70 persen dari Kota Depok dan dihadiri Pengurus Cabang Gekira dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat, berbagai organisasi Kristen dan Katolik, serta undangan dari berbagai unsur,” tandas Rienova.

Lebih lanjut ia mengatakan, tema yang diangkat dalam perayaan Natal ini adalah ‘maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain’ (Matius 2 :12)

“Maksudnya umat Kristiani diminta kembali ke kota masing-masing walaupun jalan yang diberikan dari berbagai tempat yang lain, tapi tetap satu tujuan, serta senantiasa diminta menyebarkan firman Tuhan dan kebaikan,” katanya.

Melalui perayaan Natal ini, lanjutnya, pihaknya ingin semakin mewujudkan toleransi, sehingga terwujud rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan.

“Dalam kesempatan ini, kami juga memberikan bingkisan kasih sebanyak 400 paket beras kepada jemaah dan undangan yang hadir,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here