Maling Sepatu Gunakan Hijab Diduga Laki-laki, Aksinya Terekam CCTV Milik Warga

362
ilustrasi

Cipayung | jurnaldepok.id
Para pelaku pencurian mulai dari maling tabung gas hingga sepatu beraksi di sejumlah wilayah Kota Depok. Aksi para pelaku pencurian terekam kamera pengawas yang berada di lokasi kejadian.

Seperti hal nya maling tabung gas 3 Kg di pangkalan gas daerah Pondok Terong Depok, dekat sekolah Ar Rahmaniyah.

“Pangkalan gas milik saya kebetulan yang jaga mertua saya, biasanya beliau jaga berdua tapi hari ini beliau sendirian. Menunggu kiriman gas datang tabung kosong di taruh di luar karena enggak muat di dalam (biasanya memang begitu menunggu kiriman ),” ujar salah satu korban yang Namanya enggan disebutkan.

Tiba-tiba, lanjutnya, orang itu nongol pelan-pelan mengamati situasi lalu diambil jalan masuk ke gang dekat toko.

Sementara itu di lokasi lainnya dua pria yang diduga menggunakan kerudung berhasil mencuri sepatu bermerek dari tempat kost-kostan putri Salsabilah di Gang H Marsahid RT 03 /12 Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji.

Menurut anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemiri Muka, Aiptu Rojudin mengatakan, ada laporan warga bahwa pencuri berjumlah dua orang berhijab menggunakan motor Honda Vario turun setelah itu melakukan aksinya.

“Aksi pelaku berjumlah dua orang berhijab satu seperti laki-laki dan satu lagi perempuan turun dari motor masuk ke dalam kostan putri satu persatu mengecek pintu kamar kost namun untungnya terkunci semua,”katanya.

Akhirnya pelaku hanya mencuri sepasang sepatu bermerek harga Rp.700 ribu milik kamar kost ibu Dona.

Selain itu dari hasil rekaman kamera CCTV, lanjut Rojudin, menduga dari dua pelaku yang berhijab salah satu merupakan laki-laki.

“Dari melihat kamera CCTV dengan jelas pelaku yang membawa motor berhijab seperti laki laki. Sedangkan temannya perempuan,” jelasnya.

Pada saat kejadian, sambungnya, korban Dona sedang berada di dalam melakukan cuci piring.

“Korban tengah cuci piring, tahu-tahu saat mau belanja ke warung sepatunya sudah hilang,” tambahnya.

Rojudin mengaku kemalingan juga sering terjadi di depan kostan putri Salsabilah berupa motor, dan sejumlah perangkat elektronik.

“Untuk pemilik kostan sudah wanti-wanti kepenghuni setiap mau ada kegiatan atau tidak agar pintu kamar dikunci hal ini berguna antisipasi maling. Sama hal kejadian hari ini karena pelaku tidak menemukan kunci kamar yang terbuka jadi malah mencuri sepatu saja,” tuturnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here