Dijamin Nyaman, Trotoar Margonda Berkonsep Etnik, Futuristik dan Instagramable

681
Konsep trotoar Jalan Margonda

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok saat ini sedang melakukan penataan trotoar di Jalan Margonda, dimana nantinya akan berkonsep etnik dan futuristik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok, Citra Indah Yulianty kepada wartawan mengatakan, nantinya trotoar di Jalan Margonda akan memiliki lebar masing-masing empat meter di kedua sisi.

“Konsepnya, trotoar akan dibuat menarik dan kekinian yang etnik, futuristik dan instagramable. Jadi nanti right of way (ROW) nya kami lebarkan empat meter, kemudian ada Penerangan Jalan Umum (PJU) etnik juga,” ujarnya, kemarin.

Dia menambahkan, lampu etnik nantinya akan dipasang. Kemudian juga trotoar dilengkapi dengan bangku. Selain itu juga akan dilengkapi dengan jalur sepeda dan jalur khusus disabilitas.

“Lampu dan bangku kami pasang tiap 20 meter. Akan ada jalur sepeda dan khusus disabilitas,” paparnya.

Penataan trotoar Margonda segmen tiga ditargetkan rampung 16 Desember. Pekerjaan saat ini sudah dimulai sejak 6 September dengan alokasi anggaran Rp 23,5 Miliar. Masa pengerjaan 102 hari kalender, dimana pelaksanaan pekerjaan akan selesai pada 16 Desember 2022.

“Kami berharap awal Desember pekerjaan sudah selesai sebelum kontrak berakhir. Penataan trotoar kali ini menggunakan teknik berbeda dengan sebelumnya,” jelasnya.

Dimana, kata dia, kali ini menggunakan metode steam concrete sehingga dilakukan pembongkaran pada trotoar lama secara bersamaan di sepanjang Margonda.

“Sekarang kan sudah enggak menggunakan ubin lagi. Kemudian untuk ketinggian (trotoar) dulu kan 30 cm, sekarang ketinggian lebih rendah lagi 20 cm karena kan bisa digunakan untuk yang bersepeda,” katanya.

Dikatakannya, penggunaan metode steam concrete dilakukan dengan tahapan pengecoran terlebih dulu.

“Setelah itu baru diberi motif. Motifnya juga langsung ya, sebelum menunggu kering coran. Jadi makanya memang kami bongkarnya tidak bisa sebagian-sebagian, karena coran itu kan harus sekaligus habis,” terangnya.

Diakui Citra, dengan pembongkaran secara keseluruhan ini banyak dikeluhkan warga pengguna jalan. Dia pun meminta maaf atas ketidaknyamanan dan meminta warga untuk bisa bersabar serta memahami dampak pekerjaan proyek tersebut.

“Jadi kami bukan tidak menghormati pengguna jalan, karena ini akan dilebarkan lagi dari kondisi eksisting kemarin. Jadi mohon untuk bersabar, mudah-mudahan sebelum 16 Desember sudah selesai pengerjaannya. Kalau sudah cakep warga juga nyaman, bisa foto-foto karena instagramable seperti di kota lain bisa berfoto ria, nyaman dan ada kursi-kursinya juga,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here