Kecelakaan Maut di Jalan Raya Citayam Akibat Sopir Mengalami Penyakit Ayan

1849
Peristiwa kecelakaan beruntun di Jalan Raya Citayam akhir pekan kemarin

Cipayung | jurnaldepok.id
Kecelakaan beruntun yang melibatkan sekitar lima kendaraan di Jalan Raya Citayam, Gang Langgar, Cipayung, yang menewaskan satu pemotor diduga dipicu kambuhnya penyakit sopir pick up.

Kanit Laka Satlantas Polres Metro Depok, AKP Rasman, mengatakan, peristiwa itu bermula ketika sopir mobil bak terbuka atau mobil pick up berinisial AR (24) tengah berkendara di lokasi kejadian dari arah Margonda menuju Citayam.

Namun saat tengah mengemudi, diduga penyakit epilepsi (Ayan) yang dideritanya kambuh hingga akhirnya lepas kendali dan mobil yang dikendarainya pun menabrak sejumlah kendaraan lain di depannya.

“Diduga dia punya penyakit semacam epilepsi, sehingga di Citayam nabrak angkot kemudian nabrak lagi sepeda motor yang ada di depannya,” ujarnya, kemarin.

Dia menambahkan, ada dua mobil dan tiga motor yang terlibat kecelakaan beruntun itu, dan satu korban meninggal dunia.

“Iya, jadi korban tertabrak dari (arah) belakang,” katanya.

Rasman mengatakan, pihaknya telah mengamankan sopir mobil bak terbuka di Polres Metro Depok, untuk kepentingan penyelidikan. Polisi akan mengecek apakah yang bersangkutan memiliki surat izin mengemudi (SIM).

“Baik nanti cek pada penyidiknya ya (apakah punya SIM atau tidak). Tentunya demikian (pengidap epilepsi tak bisa dapat SIM). Sopir sudah diamankan dan dimintai keterangan. Sementara masih saksi, kan masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya.

Sebelumnya, seorang pengendara bermotor tewas akibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Citayam, Kelurahan Pondokjaya, Kecamatan Cipayung, Sabtu (27/08).

Salah satu saksi mata, Dedi menyebutkan, kecelakaan beruntun yang melibatkan sekitar empat kendaraan berawal saat mobil pick up warna hitam melintas di lokasi dengan ugal-ugalan.

“Sebelum kejadian kami lihat mobil pick up berjalan secara ugal-ugalan, sehingga menabrak angkot yang saat itu berhenti dan mobil pick up oleng dan menabrak kendaraan,” ujarnya.

Tidak sampai disitu, mobil pick up oleng kekanan dan menabrak empat motor yang dikendarai korban atas nama RR.

“Kami lihat mobil bak nabrak angkot terus langsung oleng ke kanan, setelah itu motor ditabrakin sama mobil baknya,” katanya.

Salah satu pengendara motor yang tengah memboncengkan anaknya tewas. Sedangkan anaknya selamat meski terpental.

Dian, seorang saksi mata mengungkapkan, ibu yang tewas adalah temannya, dimana saat kejadian tengah mengantarkan anaknya ke sekolah.

“Yang meninggal perempuan. Itu temen saya, biasanya dia pagi-pagi gini nganter anaknya sekolah,” tandasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here