
Limo | jurnaldepok.id
Sejumlah warga RW 04, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok dan pihak terkait untuk memperbaiki semua lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas Jalan Saidun dan Jalan Tiga Putra, Meruyung, yang sudah berbulan bulan padam namun hingga saat ini belum juga diperbaiki.
Jamal salah satu warga RW 04, Kelurahan Meruyung mengatakan pihaknya telah meminta pengurus lingkungan untuk melaporkan padamnya belasan lampu PJU di ruas Jalan Saidun dan Jalan Tiga Putra kepada Dinas Perhubungan atau pihak terkait dan pengurus lingkungan mengatakan sudah berkali kali melaporkan hak tersebut namun sampai sekarang laporan tersebut belum direspon.
“Kami merasa sangat enggak nyaman dengan padamnya semua lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Saidun yang sudah berbulan bulan padam, begitu juga dengan PJU di Jalan Tiga Putra, kami sudah lapor ke pak RW dan pak RW mengaku sudah bosan melaporkan hal itu ke pihak terkait tapi sampai sekarang enggak direspon,” tegas Jamal
Padamnya seluruh lampu PJU di Jalan Saidun dan sebagian Jalan Tiga Putra menurutnya tidak hanya membuat warga tidak nyaman namun juga dikhawatirkan akan memicu terjadi aksi kejahatan pada malam hari lantaran kawasan seputar jalan gelap gulita.
“Ya, anak saya kalau pulang malam mengaku takut kerena areal seputar jalan gelap gulita, takut dengan aksi kejahatan yang bisa terjadi karena kawasan jalan depan rumah kami gelap gulita,” imbuhnya.
Menyikapi hal ini, Ketua RW 04, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Ahmad Firdaus mengaku sudah berulang kali melaporkan padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas Jalan Saidun dan Jalan Tiga Putra tapi laporan itu belum direspon oleh pihak terkait.
“Ya, saya sudah bosen melapor, sampai sekarang belum ada petugas yang datang untuk memperbaiki lampu PJU yang sudah sangat lama padam,” ungkapnya. n Asti Ediawan








