
Cimanggis | jurnaldepok.id
Area Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Brimob Kelapa Dua Depok pagi tadi dipadati warga. Mereka berbondong-bondong untuk ikut Cek Kesehatan Gratis (CKG), operasi bibir sumbing hingga sunatan massal.
Rangkaian kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korbrimob. Warga yang datang tidak hanya dari wialyah Depok saja.
Ada 25 orang peserta operasi bibir sumbing yang hadir dari berbagai daerah. Mulai dari sekitaran Depok, Jakarta, Sukabumi, bahkan menjangkau masyarakat dari luar Pulau Jawa, yakni Pontianak dan Lombok Timur.
Dankor Brimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat mengatakan, kegiatan bakti kesehatan sebagai wujud nyata kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 5–6 November 2026 di RS Bhayangkara Brimob, Depok dengan mengusung semangat Brimob Bersama Masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang humanis, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Bakti kesehatan ini meliputi tiga kegiatan utama, yaitu operasi bibir sumbing, khitanan massal, serta Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Alhamdulillah pagi ini kita telah melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dalam rangkaian HUT Korbrimob Polri yang ke-81,” kata Dankorp, Jumat (6/11/2026).
Ada 25 orang yang ikut dalam operasi bibir sumbing. Mereka kemudian menjalani proses screening pada 5 November 2026, sebanyak 22 pasien dinyatakan memenuhi persyaratan medis untuk menjalani operasi.
Sebanyak 4 pasien telah menjalani tindakan operasi pada 5 November, sedangkan 18 pasien lainnya dijadwalkan menjalani operasi pada 6 November 2026.
Para peserta operasi bibir sumbing berasal dari berbagai wilayah, antara lain Depok, Bogor, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Tangerang, dan Sukabumi, bahkan menjangkau masyarakat dari luar Pulau Jawa, yakni Pontianak dan Lombok Timur.
Kehadiran pasien dari berbagai daerah ini menjadi bukti bahwa pelayanan kemanusiaan tidak mengenal batas jarak dan wilayah.
“Alhamdulillah kita masih dipercaya masyarakat dengan terbukti bahwa sampai ke dari Kalimantan, sampai NTB pun ke sini, karena memang berawal mereka mendengar operasi bibir sumbing ada di sini dan mereka percaya di sinilah tempat yang untuk memulihkan kesehatan khususnya bibir sumbing,” ujar Dankorp.
Selain operasi koreksi bibir sumbing, pihak panitia juga memfasilitasi program sunatan massal yang diikuti oleh puluhan anak dari keluarga prasejahtera dan warga sekitar.
“Kemudian untuk sunatan massal 84 anak, mungkin nanti siang akan bertambah lagi, tapi sampai pagi ini sudah terdaftar 84 anak,” tambah Dankorop.
Ramdani menegaskan, seluruh rangkaian bakti sosial ini merupakan wujud nyata dari instruksi Kapolri agar institusi kepolisian senantiasa hadir membersamai masyarakat.
“Bakti kesehatan ini sebagai wujud dari apa yang diperintahkan Bapak Kapolri yaitu delapan prioritas kegiatan dan kita nyatakan dalam kegiatan bakti kesehatan ini bahwa polisi benar-benar bersama masyarakat,” tegasnya.
Korbrimob mencatat bahwa rangkaian bakti kesehatan tahun ini tidak hanya dipusatkan di Depok saja, melainkan telah menjangkau berbagai wilayah pelosok termasuk Gunung Halimun serta aksi donor darah serempak nasional.
“Kita berharap mudah-mudahan dengan adanya bakti kesehatan yang kita laksanakan tahun ini, maka polisi akan semakin bersama masyarakat dan masyarakat juga terjamin kesehatannya,” tukasnya.
Kehadiran program sunatan massal gratis ini tentu mendatangkan kelegaan luar biasa bagi para orang tua yang merasa sangat terbantu di tengah tingginya biaya kesehatan saat ini.
Topan Padliawan, salah satu orang tua peserta sunat mengatakan, dirinya merasa bersyukur bisa mendaftarkan anak ketiganya yang berusia enam tahun dalam program sunatan massal tersebut berkat informasi dari tetangga.
“Dan untuk kesan-kesannya alhamdulillah banget-banget terasa terbantulah ya karena ini kan enggak murah sunat ini, untuk biaya juga banyak dan ada beberapa, apalagi dapat juga souvenir-souvenir gitu,” katanya.
Ia menceritakan bahwa estimasi biaya khitan di luar sana yang mencapai jutaan rupiah membuat inisiatif sosial dari Korbrimob ini menjadi penyelamat nyata bagi finansial keluarga kecilnya.
“Alhamdulillah sangat terbantu, bagus banget, positif-positif lah, ini acaranya positif dan ya, continuelah, harus setiap tahun ya karena banyak, karena setiap masyarakat pasti terbantu, pasti, sudah pasti,” pungkasnya. n Aji Hendro








