Pembangunan SMKN 5 Depok Terancam Gagal, Ini Kata Kadisdik Provinsi Jabar

271
Kadisdik Prov Jabar dan Kadis Rumkim Depok saat meninjau lokasi pembangunan gedung SMKN 5 Depok beberapa waktu lalu.

Limo | jurnaldepok.id
Rencana pembangunan Gedung SMKN 5 Depok diatas lahan fasos fasum Perumahan Cinere Residence seluas 5.000 meter persegi di RW 05, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, terancam gagal.

Pasalnya, selain lokasi lahan berada di bawah kabel saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET), luas lahan yang tersedia juga dinilai masih jauh dari memadai.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, H. Purwanto mengatakan luas lahan untuk sekolah menengah atas kejuruan memerlukan lahan minimal 12.000 meter persegi, sedangkan lahan yang tersedia saat ini hanya ada 5.000 meter persegi, sehingga menurutnya masih sangat jauh dari prasyarat yang ditetapkan.

“Untuk sekolah SMA luas lahan yang diperlukan minimal 8.000 meter persegi, sementara untuk gedung SMK lebih luas lagi yakni 12 ribu meter persegi, karena sekolah kejuruan banyak kegiatan praktek yang membutuhkan fasilitas lebih banyak termasuk sarana prasarana,” ungkap H. Purwanto saat meninjau lokasi lahan gedung SMKN 5 di Meruyung.

Saat itu, Purwanto menegaskan jika memang dilokasi tersebut tidak ada peluang untuk menambah luasan lahan, maka mau tidak mau harus mencari lahan ditempat lain yang lebih representatif dan memenuhi persyaratan.

“Dari segi kecukupan lahan masih jauh dari kata cukup, kami masih menunggu kesanggupan Pemkot Depok untuk melakukan upaya penambahan luas lahan, atau mencari lahan di lokasi lain,” tegas H. Purwanto.

Menanggapi hal ini, Lurah Meruyung, Kecamatan Limo, Asep Suherman mengaku masih beharap pembangunan Gedung SMKN 5 di Meruyung dapat terealisasikan.

“Pemerintah Kota (Pemkot) sedang mengupayakan untuk menambah luas lahan agar pembangunan Gedung SMKN 5 dapat direalisasikan paling tidak tahun depan sebab sekarang sekolah itu sudah memiliki siswa yang masih menumpang di SMKN 2,” katanya.

Kebijakan menerima siswa baru pada musim PPDB tahun pelajaran 2026/2027 mengacu pada rencana pembangunan Gedung SMKN 5 pada tahun 2026 oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dimana pada saat itu Kepala Cabang Dinas (KCD) wilayah II masih dijabat oleh Ervin Aulia Rachman memastikan pembangunan Gedung SMKN 5 akan dilaksanakan pada tahun 2026. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here