
Cilodong | jurnaldepok.id
Aparat gabungan menggelar razia di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok di Kecamatan Cilodong. Tim terdiri dari petugas Rutan Depok, TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kepala Rutan Depok, Ario Galih Maduseno kepada wartawan mengatakan, razia gabungan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) dalam rangka meningkatkan pemberantasan barang-barang terlarang.
Hal itu sekaligus upaya dalam melakukan deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan rumah tahanan negara tersebut. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap sejumlah area hunian warga binaan atau narapidana.
“Kami melaksanakan razia gabungan di empat blok hunian Rutan Depok, yang selanjutnya melaksanakan tes urine kepada warga binaan sejumlah 50 orang secara acak,” katanya, Kamis (24/9/2026).
Dari hasil pemeriksaan tes urin secara acak tersebut hasilnya dinyatakan negatif dari narkoba. Dalam razia itu, petugas juga memastikan tidak ditemukan adanya handphone dan narkoba di dalam kamar hunian.
Petugas hanya menemukan sejumlah benda terlarang seperti kabel, parfum botol kaca, koreka api gas dan sendok serta garpu besi yang dikhawatirkan bakal disalahgunakan oleh warga binaan.
Galih menegaskan, hasil tersebut menjadi bagian dari komitmen Rutan Depok dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran barang terlarang.
“Alhamdulillah hasilnya adalah zero handphone, zero senjata tajam, juga zero narkoba, serta hasil tes urine adalah negatif,” ujarnya.
Lebih lanjut Galih memastikan bahwa razia gabungan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Razia ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan Rutan Kelas I Depok tetap aman, tertib, dan bersih dari barang-barang terlarang,” tuturnya.
Pihak Rutan juga mengapresiasi sinergi TNI, Polri, Brimob dan BNN dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
Sebelumnya, pada petugas juga telah berhasil memusnahkan sejumlah barang terlarang milik warga binaan alias napi saat menggelar razia gabungan bersama TNI di Rutan Depok. Galih juga mengingatkan jajarannya untuk tetap bersikap profesionalis dan selalu meningkatkan kewaspadaan.
“Tingkatkan kewaspadaan serta selalu berpedoman pada SOP yang berlaku,” tukasnya.
Usai kegiatan penguatan, dilaksanakan tes urine terhadap seluruh petugas rumah tahanan tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini, sekaligus memperkuat komitmen jajaran dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil razia blok hunian periode Mei hingga September 2026. n Aji Hendro








