Imlek dan Ramadan Berdekatan, Toleransi di Depok Tetap Terjaga

63
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah bersama Forkopimda foto bersama usai meninjau perayaan Imlek di Vihara Gayatri di Jalan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Tapos | jurnaldepok.id
Perayaan Tahun Baru Imlek 2577yang bersamaan dengan datangnya bulan Ramadan 1447 Hijriah menciptakan kerukunan dan toleransi di Depok terjaga dengan baik.

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengunjungi Vihara Gayatri di Jalan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok pada Senin (16/2) malam.

“Kami pada kesempatan ini melihat situasi perayaaan Imlek di kota Depok, berdasarkan penilaian kami ini berjalan kondusif dan lancar,” katanya, Selasa (17/2/2026).

Nuansa Imlek sangat terasa di Vihara Gayatri. Banyak pernak-pernik berupa lampion-lampion digantung berjajar, dengan secarik kertas harapan yang tersemat di bagian bawahnya.

Chandra pun turut menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada warga Depok yang merayakan. Seraya mendoakan agar keselamatan dan keberuntungan senantiasa menyertai mereka di Tahun Kuda Api diikuti dengan ucapan Gong Xi Fa Cai.

“Kami mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada saudara-saudara kami, semoga keselamatan, keberuntungan selalu menyertai saudara-saudara ku yang merayakan imlek di tahun kuda api ini, Gong Xi Fa Cai,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras menambahkan pelaksanaan perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Depok dinilai berjalan aman, nyaman dan kondusif.

“Hari ini kami dari jajaran Polres Metro Depok dibersamai oleh Pak Pasiops Kodim Depok, kami mengecek pelaksanaan pengamanan yang dilakukan oleh jajaran kami di klenteng yang melaksanakan ibadah perayaan Tahun Baru Imlek,” katanya.

Dia menambahkan, sejauh ini sesuai dengan pantauan dari beberapa klenteng yang yang dicek, baik itu dari segi pengamanannya sudah dilakukan dengan baik dan juga dari segi perayaan.

“Saudara-saudara yang melaksanakan ibadah Imlek berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan semua masyarakat. Dan Alhamdulillah ini yang kita harapkan, artinya wujud toleransi, wujud negara melindungi segenap warganya untuk melakukan peribadatan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing,” ujarnya.

Dikatakan bahwa kondisi toleransi seperti ini yang diharapkan toleransi tumbuh di lingkungan masyarakat.

“Karena kita yakin bahwa negara ini terdiri dari berbagai macam suku, agama, ras yang dipersatukan oleh para pendahulu kita menjadi negara kesatuan Republik Indonesia, ini yang harus kita lakukan,” tukasnya.

Sementara itu, dalam pengamanan Hari Raya Imlek ada sekitar 176 petugas dari Kepolisian dan TNI Kodim 0508 Depok yang diturunkan di enam titik lokasi.

“Titik rawan tidak ada, artinya semua kita samakan, hanya tiga yang kita prioritaskan, kaitan dengan jamaatnya yang cukup banyak ya, jadi ada 3 yang kita prioritaskan. Namun demikian yang lain juga sama,” tutup Kapolres. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here