
Sukmajaya | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, H. Supian Suri bertakziah ke kediaman almarhumah Meriyati Roeslani, istri mendiang Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Pesona Khayangan, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.
Supian menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Meri Hoegeng. Almarhumah meninggal di usia 100 tahun.
“Turut berdukacita yang sedalamnya-dalamnya atas wafatnya Bu Meriyati Hoegeng,” kata Supian kepada wartawan, Selasa (03/02/2026).

Menurut Supian, Meri merupakan sosok luar biasa yang memiliki peran besar, baik sebagai pendamping maupun sebagai figur yang melahirkan banyak gagasan dan kebijakan bermakna bagi bangsa.
“Banyak melahirkan kebijakan-kebijakan yang sama-sama kita ketahui. Beliau adalah sosok figur yang luar biasa,” tuturnya.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Depok, Supian menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Dia menegaskan, duka tersebut juga mewakili seluruh masyarakat Kota Depok.
Lebih lanjut Supian menggambarkan, Meri Hoegeng sebagai pribadi yang tulus dan memiliki kecintaan besar terhadap negeri ini. Ketulusan itulah, yang menjadi nilai utama yang selalu dikenang dari sosok istri Jenderal Hoegeng tersebut.
Tak hanya itu, Supian juga mengungkapkan bahwa almarhumah memiliki peran penting dalam memberikan dukungan moral, khususnya pada momentum pesta demokrasi pada tingkat Kota Depok tahun 2024 lalu.
“Yang pasti ketulusan beliau, keikhlasan beliau dan kecintaan terhadap negeri ini buat kami sendiri
bersama Pak Chandra perjalanan proses pesta demokrasi juga enggak lepas dari support dukungan dari beliau,” ucapnya.
Istri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso itu meninggal setelah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Jenazah disemayamkan di Pesona Khayangan, Depok dan akan dimakamkan di Giri Tama, Kp Jati, Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor pada Rabu, 4 Februari 2026. n Aji Hendro








