
Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkomitmen membangun Kota Depok sebagai kota yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Salah satu buktinya adalah digelarnya kegiatan Hari Disabilitas Indonesia (HDI) Kota Depok bersama Special Olympics Indonesia (SOIna).
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa ruang ekspresi, kreativitas, dan prestasi terbuka luas bagi penyandang disabilitas. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Sosial berkomitmen memperkuat ekosistem inklusif dengan menghadirkan kebijakan, program, dan kolaborasi lintas sektor,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Depok Devi Mayori, kemarin..
Devi menambahkan, kolaborasi dengan SOIna cabang Depok dan lembaga disabilitas lainnya menjadi kunci sukses pembinaan. Melalui SOIna, anak-anak dan atlet disabilitas dibimbing agar percaya diri, mandiri, dan mampu berkontribusi positif di masyarakat, khususnya dalam bidang olahraga dan pengembangan karakter.

“Sinergi antara pemerintah, lembaga disabilitas, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci mewujudkan Depok yang maju, ramah, dan inklusif bagi semua,” ujarnya.
Dia berharap momentum ini dapat menjadi penguat semangat untuk terus merayakan kemampuan, memperkuat sinergi, dan mewujudkan kesetaraan tanpa batas bagi penyandang disabilitas di Depok. Melalui perayaan ini, SOIna Kota Depok berharap semangat inklusi terus hidup dan menguat di tengah masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah, lembaga disabilitas, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci mewujudkan Depok yang maju, ramah, dan inklusif bagi semua,” ungkapnya.
Ketua SOIna Kota Depok, Pahala Saragi, menyampaikan bahwa perayaan ini menjadi pengingat bahwa setiap kemampuan layak diapresiasi dan dirayakan.
Acara bertema “Celebrate Ability, Ignite Synergy” itu menampilkan berbagai talenta penyandang disabilitas melalui pertunjukan seni, olahraga, dan permainan interaktif.
“Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi dan menginspirasi masyarakat untuk lebih memahami potensi dan kemampuan penyandang disabilitas. Inklusi tumbuh dari penerimaan, dukungan, dan kebersamaan,” katanya.
Perayaan HDI ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dua hari yang diawali dengan hari pertama dgn acara refleksi dan sinergi inklusi bersama pemerintah, sekolah, masyarakat, dan dunia usaha.
Pahala menjelaskan, SOIna Kota Depok merupakan organisasi yang berfokus pada pembinaan olahraga, penguatan karakter, serta peningkatan partisipasi sosial penyandang disabilitas intelektual melalui pendekatan inklusif dan berkelanjutan. Kehadiran anak-anak penyandang disabilitas membawa nilai yang sangat berarti bagi lingkungan sosial.
“Mereka tidak hanya membawa manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga menumbuhkan empati dan semangat kebersamaan bagi seluruh anak-anak lainnya,” pungkasnya. n Aji Hendro








