Padukan Kurikulum Pesantren dan Nasional, Ponpes Ittihaadussyubbaan Kian Diminati

233
Pimpinan Pondok Pesantren IttihaadusSyubban, KH.Ahmad Fakhruddin Murodih saat berfoto dengan para santri.

Sawangan | jurnaldepok.id
Meski baru berusia 4 tahun, namun keberadaan Pondok Pesantren Ittihaadussyubbaan yang beralamat di Jalan Masjid Ar Rahmah nomor 54 RT 01/08, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan kini telah menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat yang menginginkan putra putrinya cerdas dalam bidang pendidikan umum sebagai bekal menjalankan kehidupan di dunia namun disisi lain menguasai ilmu pengetahuan agama untuk bekal hidup di akhirat kelak.

Pimpinan Pondok Pesantren IttihaadusSyubban, KH.Ahmad Fakhruddin Murodih mengaku sangat bersyukur melihat perkembangan penyelenggaraan pendidikan di Ponpes IttihadusSyubbaan yang telah mampu menyeimbangkan penerapan metode pembelajaran berbasis kurikulum Pesantren dan Kurikulum Nasional sehingga di satu sisi para santri memiliki kemampuan mumpuni dalam bidang ilmu agama, namun disisi lain juga terampil menguasai bidang ilmu pendidikan umum.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dengan progres perkembangan kualitas dan kuantitas kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren kami yang terus mengalami kemajuan,” ujar Kiai Fakhruddin.

Dikatakannya, selain terus membenahi sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar, pihaknya sangat memperhatikan peningkatan kualitas pembelajaran baik bidang pembelajaran kurikulum pesantren maupun pembelajaran kurikulum nasional.

“Dua hal sangat penting yang kami lakukan guna meningkatkan minat masyarakat untuk menitipkan putra putrinya menimba ilmu pengetahuan di Pesantren kami, yakni membenahi fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan kualitas pelaksanaan belajar mengajar, dan hasilnya Alhamdulillah ini sangat berdampak terhadap peningkatan jumlah santri,” imbuhnya.

Dia menambahkan, selain menerapkan sistem pembelajaran berbasis pesantren dan pembelajaran umum, Ponpes IttihaadusSyubbaan juga banyak memberikan kegiatan ekstra kurikuler kepada para santri seperti kegiatan belajar Ratiban, Yasinan, Maulidan, latihan Hadroh, Marawis, Muhadhoroh, Muhadasah, seni baca Al-Qur’an, Kepramukaan, pencak silat, seni keterampilan drumband.

Bahkan, kata dia, bagi santri kecil juga diajari kreatifitas melukis dan mewarnai gambar, semua dilakukan untuk mewujudkan harapan dan cita cita menjadikan santri dan santriwati menjadi sosok yang cerdas, berakhlak mulia, mandiri dan berkarakter.

Saat ini lanjutnya, pihak Ponpes sedang berupaya membangun sejumlah fasilitas penunjang kegiatan para santri diantaranya Asrama, Gedung Madrasah, Masjid dan sejumlah fasilitas lainnya.

“Kami mohon doa restu dan dukungannya karena sekarang kami sedang mengupayakan penambahan fasilitas penunjang kegiatan santri di lingkungan Pondok Pesantren kami,” tutupnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here