Wakil Wali Kota Temukan Biang Kerok Penyebab Banjir di Jalan Margonda

194
Salah seorang warga saat berjalan di genangan air di wilayah Margonda.

Margonda | jurnaldepok.id
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok menemukan penyebab banjir di Jalan Margonda, Kecamatan Beji. Penyebab jalan tersebut sering banjir karena saluran yang menyempit.

“Kami menemukan banyak saluran yang mengecil, bahkan ada yang hilang hingga ke arah ttara,” kata Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah saat meninjau lokasi bersama Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty, Rabu (22/10/2025).

Dari hasil peninjauan diketahui bahwa ada beberapa titik seperti di sekitar bangunan aliran air terputus. Hal itu karena adanya bangunan yang menghalangi jalur air.

“Kami akan lakukan normalisasi dan pembongkaran terhadap bangunan-bangunan yang mengganggu aliran air. Ini bukan hanya reaksi sesaat, tapi bagian dari upaya berkelanjutan kami,” ujarnya.

Selain di kawasan Margonda, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga akan melakukan pengerukan sedimen di Kali Krukut dan Kali Seng, terutama di jalur yang mengarah ke Sekolah Cakra Buana dan Pitara.

“Harusnya ini memang kewenangan SDA Jawa Barat, tapi tidak apa-apa, kami siap ikut turun tangan agar masalah ini cepat tertangani,” tambahnya.

Pemkot juga berencana menggencarkan program edukasi lingkungan kepada warga, terutama di daerah padat penduduk yang berdekatan dengan aliran kali.

Program ini akan melibatkan sekolah, komunitas, dan kelompok masyarakat agar kesadaran menjaga saluran air meningkat.

Masalah banjir tidak bisa selesai dalam semalam, tapi kami berkomitmen menyelesaikannya secara bertahap dan terukur.

“Yang penting masyarakat tahu, Pemkot Depok tidak diam kami terus bekerja di lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mempercepat penanganan banjir di kawasan Margonda dan sekitarnya.

“Tim lapangan kami sudah melakukan pemetaan titik-titik yang tersumbat serta mendata saluran yang perlu diperlebar. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan agar kegiatan normalisasi berjalan lancar,” katanya.

Citra menambahkan, pihaknya juga mengerahkan alat berat untuk mengeruk sedimen di beberapa titik aliran kali serta menurunkan petugas kebersihan untuk mengangkat sampah yang menumpuk di gorong-gorong.

“Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga saluran agar tidak tersumbat. Upaya ini akan efektif kalau semua pihak bergerak bersama,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here