
Limo | jurnaldepok.id
Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kota Depok dapil Beji – Cinere – Limo (BCL), dari Partai Gerindra, H. Mohamad HB di RW 01, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo tidak hanya dilakukan dalam kerangka menjaring aspirasi dan usulan warga namun juga dioptimalkan untuk membahas hal hal yang bersifat darurat seperti masalah banjir pada setiap hujan yang melanda kawasan Blok Tengki RT 07/01.
Demikian diungkapkan anggota DPRD Kota Depok, H. Mohamad HB usai melakukan reses masa sidang III tahun sidang 2025 dengan ratusan warga Blok Tengki RW 01, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo.
“Pertemuan dengan para pengurus lingkungan dan stakeholder pada momentum pelaksanaan reses tidak hanya dilakukan dalam kerangka menjaring usulan perbaikan fasilitas umum melalui jalur aspirasi anggota dewan saja, namun kami juga membahas hal hal yang urgen dan perlu penanganan segera seperti masalah banjir yang kerap terjadi diwilayah RT 07/01, Kelurahan Limo,” ujar politisi senior partai berlambang kepala burung Garuda.

Dikatakannya, terkait masalah banjir yang kerap terjadi di wilayah RT 07/01, Limo dirinya meminta kepada pengurus lingkungan dan aparatur Kelurahan untuk segera berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk menangani masalah banjir tersebut.
“Ketua lingkungan hendaknya segera melaporkan masalah banjir ini kepada bidang SDA Dinas PUPR agar segera ditangani, saya berterimakasih kepada bapak Lurah yang akan segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR dalam menanggulangi banjir tersebut,” imbuhnya.
Terkait kegiatan reses, H. Mohamad HB dalam masa sidang III tahun 2025 dirinya telah melaksanakan enam kali reses dan menjaring ratusan usulan dari warga di dapil BCL.
Dia menambahkan, hasil penjaringan aspirasi pada reses masa sidang III tahun 2025 akan diajukan pada tahun 2006 untuk realisasi tahun 2027.
“Kami sudah menjaring ratusan usulan untuk realisasi 2027 sedang realisasi untuk tahun 2026 jumlah usulan yang terealisasi mencapai 71 titik kegiatan dengan perincian perbaikan RTLH sebanyak 36 titik kegiatan, hibah Bansos 14 kegiatan dan perbaikan infrastruktur sebanyak 21 kegiatan kami berharap 71 titik kegiatan ini dapat benar benar terealisasi dan tidak ada yang di batalkan,” pungkasnya. n Asti Ediawan








