Banyak Pejabat Turun Jabatan, HTA: Ini Mutasi Paling Berani Sepanjang Sejarah

635
Wali Kota Depok, H. Supian Suri saat memakaikan lencana kepada Camat Pancoran Mas, Mustakim yang naik jabatan.

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, H. Supian Suri melalukan mutasi dan rotasi dengan jumlah sekitar 126 Aparatur Sipil Negara (ASN). Baru kali ini mutasi terkesan angker. Pasalnya, beberapa pejabat turun jabatan.

Dalam mutasi tersebut ada jabatan lurah meniadi sekel bahkan ada pula yang menjadi Kepala Seksi di salah satu kelurahan.

Menanggapi hal itu Supian Suri mengatakan kegiatan mutasi dan rotasi sebagai upaya langkah penyegaran di lingkungan Pemkot Depok.

“Hal ini dilakukan sebagai menambah motivasi teman-teman, Insya Allah dengan tugas yang baru kita yakin apa yang menjadi janji kita ke masyarakat dan apa yang menjadi visi misi Kota Depok dapat terwujud,”katanya.

Terkait adanya jabatan Kepala Kelurahan menjadi Kasie, Supian menegaskan memang secara ketentuan tidak lagi ada perbedaan antara eselon 4, 3 jadi sangat dimungkinkan.

“Makanya saya di awal sudah bercerita bahwa ada ketentuan di pusat yang sebetulnya selama ini kita tidak jalankan, sebetulnya itu bagian dari upaya penyegaran,” katanya.

Bahwa yang di atas, lanjutnya, tidak merasa selalu aman karena memang ada artinya dalam konteks kinerja.

“Misalkan jadi dia kembali pada posisi itu, bisa juga sebaliknya. Jadi ini menjadi momen buat kita secara ketentuan sebesar sudah sesuai ketentuan yang diatur di pemerintah pusat, dan kita mengikuti apa yang menjadi ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Supian menegaskan bahwa pelantikan ratusan ASN ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari penyegaran birokrasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Depok.

“Izinkan saya mengucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu semua yang hari ini dapat tugas di tempat yang baru,” ucapnya.

Adapun 126 ASN yang dilantik terdiri dari pejabat administrator, pengawas, hingga pejabat fungsional. Supian berharap setiap pejabat yang mendapat amanah baru dapat bekerja lebih profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan masyarakat.

Menurut Supian, rotasi dan mutasi merupakan keniscayaan dalam dunia birokrasi. Ia mengingatkan bahwa penempatan jabatan juga harus disikapi dengan sikap ikhlas dan tanggung jawab penuh.

“Saya yakinkan kepada Bapak dan Ibu semuanya bahwa ini adalah takdir. Apapun ceritanya, takdirnya Bapak dan Ibu dapat kesempatan dengan tugas hari ini,” jelasnya.

Sementara itu Anggota DPRD Depok, Hendrik Tangke Allo menilai, mutasi, rotasi dan promosi jabatan yang dilakukan wali kota kemarin merupakan hal yang paling berani.

“Ini mutasi yang paling berani sepanjang sejarah Pemerintahan Kota Depok. Pasalnya, wali kota tak main-main dalam hal penilaian kinerja. Alhasil banyak ASN yang turun jabatan. Selain secara aturan diperbolehkan, momen ini harus menjadi pelajaran bagi ASN agar kedepan dapat bekerja secara maksimal sesuai dengan amanah yang diberikan dan tentu sesuai tupoksinya,” pungkasnya. n n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here