Buruh dan Ojol Komitmen Ciptakan Depok Aman dan Nyaman

46
Perwakilan buruh saat deklarasi Depok aman dan nyaman disaksikan oleh wali kota dan Kapolres Metro Depok.

Margonda | jurnaldepok.id
Forum buruh dan komunitas ojek online (Ojol) menyatakan komitmennya untuk menjaga kondusifitas wilayah Kota Depok.

Hal itu ditunjukan Forum Buruh Depok bersama Forkopimda saat melakukan aksi damai dan menolak aksi anarkis di Kota Depok. Dalam aksi simpatik tersebut, buruh juga melakukan deklarasi damai serta membersihkan Polantas di Jalan M Jasin, Margonda yang sebelumnya dirusak massa.

Koordinator Forum Buruh Depok, Wido Pratikno mengatakan, pihaknya mengecam keras tindakan anarkis yang terjadi di sejumlah daerah belakangan ini.

“Jadi kalau bicara buruh seluruh dunia itu akan bicara no kekerasan, no anarkis, no pengrusakan. Unjuk rasa adalah amanah yang dijamin oleh konstitusi dan itu diperbolehkan, tapi tidak boleh merusak, tidak boleh anarkis,” katanya, Jumat (5/9/2025).

Wido menuturkan, sejauh ini kondisi Depok tetap kondusif dan terhindar dari aksi-aksi anarkis. Bahkan buruh juga tidak terprovokasi melakukan tindakan melanggar.

“Alhamdulillah di Depok aman terkendali dan kondusif, pekerja tidak terprovokasi dengan adanya dinamika di kota kabupaten yang lain,” ujarnya.

Wido berpandangan, kerusuhan yang disebabkan aksi anarkis hanya akan merugikan banyak pihak. Dia menegaskan, bahwa polisi juga rakyat Indonesia, ojol rakyat Indonesia juga. Dengan adanya kejadian kemarin, akhirnya yang jadi korban adalah rakyat Indonesia.

“Nah itu yang membuat keprihatinan kaum buruh, karena buruh anti kekerasan, anti anarkis,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa kaum buruh menyayangkan perusakan fasilitas umum oleh sekelompok massa.

“Kalau dirusak kan ujung-ujungnya nanti yang bangun pemerintah, pemerintah ujung-ujungnya yang bangun rakyat-rakyat juga, kita juga yang rugi,” tukasnya.

Sementara itu Komunitas ojek online (ojol) se-Depok bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar doa bersama. Pada kegiatan tersebut, mereka mendoakan sembilan korban yang gugur dalam aksi demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu di sejumlah daerah. Pengemudi ojol sepakat menjaga kondusivitas wilayah Kota Depok.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras mengapresiasi agenda doa bersama untuk kedamaian bangsa ini. Dia juga mengapresiasi kekompakan seluruh warga Depok yang tetap sepakat menjaga kondusivitas kota.

“Alhamdulillah sampai dengan hari ini, seluruh wilayah Depok kondusif dan ini tentu bukan hanya kerja dari kita aparat keamanan, tetapi adalah kita semua, terutama teman-teman komunitas ojol yang senantiasa menjaga di wilayah kita untuk kondusif dengan kedewasaannya,” katanya, kemarin.

Kapolres menyebut, komunitas ojol Depok cukup aktif berkoordinasi dengan aparat dalam turut menjaga keamanan di Kota Depok. Kapolres berharap sinergi ini terus terjaga dengan baik.

“Beliau-beliau komunikasi selalu dengan pihak kami untuk menjaga kondusivitas di wilayah Depok, dan tentu ini bukan hanya hari ini saja kita bisa berkolaborasi, tentu ke depan bisa lebih intens, bisa untuk hal-hal lain dalam menjaga kondisivitas,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna mengatakan, situasi kondusif ini wajib disyukuri. Karena kesadaran untuk menjaga wilayah Depok tetap damai itu lahir dari warga sendiri.

“Ya ini yang sangat kita syukuri ya, bahwa inisiatif ini lahir dan tumbuh dari rekan-rekan sendiri, ojol di Kota Depok yang memang semua menginginkan suasana yang kondusif,” katanya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here